Jenis-jenis Tie Dye yang Banyak Disukai Kalangan Masyarakat Saat ini

Jenis-jenis Tie Dye yang Banyak Disukai Kalangan Masyarakat Saat ini

Ekel Suranta Sembiring
2020-11-25 16:54:31
Jenis-jenis Tie Dye yang Banyak Disukai Kalangan Masyarakat Saat ini
Shibori (foto: honestlywtf)

Ikat celup (tie-dye) adalah teknik mewarnai kain dengan cara mengikat kain dengan cara tertentu sebelum dilakukan pencelupan.

Di beberapa daerah di Indonesia, teknik ini dikenal dengan berbagai nama lain seperti pelangi atau cinde (Palembang), tritik atau jumputan (Jawa), serta sasirangan (Banjarmasin). Teknik ikat celup sering dipadukan dengan teknik lain seperti batik.

Di Indonesia sendiri, tie dye cukup ngetren belakangan ini. Namun, tahukah Anda kalau tie dye itu sendiri ada beberapa jenis. Berikut Corrercto.id akan mengulas jenis-jenis dari tie dye tersebut.

Baca Juga: 5 Jenis-jenis Pot Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

1. Jumputan


Jumputan (foto: pinterest)

Di Indonesia, teknik tie dye identik dengan sejumlah teknik pewarnaan kain tradisional yang berkembang di sejumlah daerah. Di Jawa teknik ini terkenal dengan nama jumputan.

Jumputan dilakukan dengan mengisi, melipat, dan mengikat kain dengan cara tertentu lalu, mencelupkannya pada pewarna. Teknik jumputan menghasilkan corak dan motif yang unik mirip dengan batik.

2. Spiral


Spiral (foto: thematadorsghs)

Spiral merupakan teknik tie dye paling umum yang dilakukan dengan memelintir kain menjadi lingkaran dan mengikatnya. Hasilnya, berupa corak spiral.

Baca Juga: Sering Alami Flu dan Batuk? Ini 10 Obatnya yang Mudah Dibuat dan Ditemui Ala Rumahan

3. Stripe/Accordion


Stripe/Accordion (foto: diy4tiedye)

Teknik stripe dilakukan dengan melipat kain lali menambahkan ikatan untuk menahan pewarna. Warna yang dihasilkan dari teknik ini adalah garis-garis putih.

4. Ombre/Dip Dye


Ombre/Dip Dye (foto: Pinterest)

Teknik ini tidak menggunakan lipatan kain. Kain dicelupkan dalam pewarna lalu didiamkan sehingga warna perlahan naik ke kain dan menimbulkan efek ombre.

Baca Juga: 5 Jembatan Unik di Dunia Cocok Tempat Uji Adrenalin

5. Shibori


Shibori (foto: honestlywtf)

Shibori dianggap sebagai teknik pewarnaan paling kuno yang berkembang di Jepang sejak abad ke-8. Teknik ini menggunakan lipatan kain yang rumit dengan benang sehingga menghasilkan motif yang detail dan rumit.

Salah satu corak yang identik dengan shibori adalah titik-titik dan garis yang rumit.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00