Jadi Nomor 2 di ASEAN, Jumlah Kasus Positif Corona 307.120, 232.593 Lainnya Sembuh

Jadi Nomor 2 di ASEAN, Jumlah Kasus Positif Corona 307.120, 232.593 Lainnya Sembuh

Ahmad
2020-10-05 16:12:37
Jadi Nomor 2 di ASEAN, Jumlah Kasus Positif Corona 307.120, 232.593 Lainnya Sembuh
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Sudah sekitar tujuh bulan bersama corona. Namun, angka positif masih saja mengalami kenaikan.

Tercatat, per Senin 5 Oktober 2020, terdapat penambahan kasus positif sebanyak 3.622. Dengan begitu, jumlah kasus positif corona di Indonesia berjumlah 307.120 kasus dan menjadi terbanyak kedua di wilayah Asia Tenggara.

Kabar buruknya, pasien positif corona yang meninggal naik 102 jiwa. Dengan begitu, jumlah pasien yang meninggal berjumlah 11.253 orang.

Kabar baiknya, pasien positif corona yang sembuh mengalami kenaikan sebanyak 4.140 orang. Dengan begitu, Jumlah pasien corona yang sembuh berjumlah 232.593. 

Baca Juga: Ini Bocoran Harga Vaksin Corona Buatan Bio Farma

Sebelumnya, PT Bio Farma (Persero) Tbk baru- baru ini memberikan bocoran harga vaksin Corona.  Lebih lanjut, Bio Farma menyebut harga vaksin sekitar Rp 200 ribu per dosis.

Pernyataan tersebut datang dari Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dalam keterangan tertulis, Senin 5 Oktober 2020.

Penanganan corona, kata dia, perlu dua kali suntik. Sehingga, jika ditotalkan membutuhkan sekitar 340 juta dosis.

Dalam pengadaan faksin, dia menagatakan, perlu adanya diskusi dengan pemerintah.

Terakhir, pemerintah melalui BUMN Holding Farmasi mengatakan Indonesia sudah buat obat corona sendiri. Dengan begitu, pemerintah menegaskan untuk memenuhi obat corona dalam negeri, pemeintah tidak akan melakukan impor.

Obat ini diproduksi oleh BUMN Farmasi, yakni PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma Tbk.

Sekedar informasi, obat penanganan corona yang diproduksi oleh Kimia Farma bernama Favipiravir atau avigan. 

Kimia Farma melalui anak usaha PT Phapros Tbk juga telah berhasil memproduksi juga beberapa obat untuk penanganan corona antara lain Chloroquine, Hydroxychloroquine, Azithromycin, Favipiravir, Dexamethasone dan Methylprednisolon.

Favipiravir atau avigan merupakan obat untuk terapi pasien corona.

Baca Juga: Pemerintah Tegaskan RUU Cipta Kerja Berikan Jaminan Buat Pekerja Korban PHK

Sedangkan  PT Indofarma Tbk, memproduksi obat anti-corona Remdesivir dengan nama dagang DesremTM. Obat ini diproduksi Mylan Laboratories Limited, atas lisensi dari Gilead Sciences Inc, Foster City dan United States of America.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00