Jabar Satu Suara Dukung PSBB DKI Jakarta

Jabar Satu Suara Dukung PSBB DKI Jakarta

Dedi Sutiadi
2020-09-15 14:08:17
Jabar Satu Suara Dukung PSBB DKI Jakarta
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat lakukan kunjungan ke Pabrik Otomotif di Cikarang. (Instagram @ridwankamil)

Provinsi Jawa Barat mendukung penerapan PSBB di wilayah DKI Jakarta. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendukung PSBB Jakarta setelah menggelar rapat terbatas bersama kepala daerah di wilayah Bodebek (Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kota Depok) pada Senin 14 September 2020.

Dari hasil rapat bersama kepala daerah di wilayah Bodebek memutuskan satu suara mendukung penerapan PSBB ketat di DKI Jakarta. Hal ini berarti wilayah di Jawabarat pun akan ikut memperketat pengawasan beberapa wilayah di Jawa barat khususnya yang masuk kategori zona merah. 

Baca juga: Berucap Anies Pantas Dinonaktifkan, Apakah Penyebab Waketum Gerindra Arief Poyuono Diganti?

"Hasil rapat dengan Bodebek, semua menyepakati mendukung penuh PSBB ketat di DKI. Bodebek akan melakukan pengetatan di zona merah covid-19, penambahan rasio RS,” tulis Kang Emil di akun twitter miliknya @ridwankamil, Senin 14 September 2020.

Berbeda dengan Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Jawa Barat tidak akan menerapkan PSBB total di wilayah Bodebek. Pria yang akrab disapa kang Emil lebih memilih untuk penerapan Pembatasan Sosial Berskala Mikro atau PSBM.

"Kita mendukung sepenuhnya kebijakan PSBB ketat di Jakarta dari Pak Anies dengan melakukan pola yang sama di wilayah-wilayah yang berdekatan dengan Jakarta dengan PSBB ketat tapi dengan pola yang namanya PSBM," kata Emil.

Emil punya alasan khusus terkait putusannya lebih memilih penerapan PSBM dibanding dengan PSBB. Menurutnya secara singkat PSBM lebih pas diterapkan di wilayahnya saat ini. 

Baca juga: Keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Diangkat Jadi Waketum Gantikan Arief Poyuono

"Tentu perlakuan PSBB-nya dilakukan berbeda sehingga kami menyimpulkan PSBM metode pas untuk situasi berbeda seperti ini," ucap dia.

Emil menilai penerapan PSBB DKI Jakarta akan sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi di wilayahnya. Menurutnya akan banyak warganya yang bekerja informal terkena dampak dari kebijakan tersebut. 

"Gara-gara PSBB ketat mereka terdampak tidak bisa berjualan dan lain sebagainya sehingga mempengaruhi ke bansosnya yang sedang kita hitung dengan Pak Sekda berapa jumlahnya. Apakah nanti selama periode ketat ini di-support oleh dana-dana provinsi atau Bodebek atau pusat," ucap dia.


Sumber: Twitter/unpak


Share :

HEADLINE  

Ini Deretan Pengusaha Sukses Suka Bangun Masjid

 by Ramadhan Subekti

April 01, 2025 13:00:00


Prabowo, Titiek dan Didit : Maaf Lahir dan Batin

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 10:00:00


Prabowo dan Gibran Akan Salat ID di Masjid Istiqlal

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 01:00:00


Azizah-Arhan Nonton Timnas Indonesia, Andre Rosiade Dikerjai

 by Dimarirenal

March 26, 2025 15:10:00