Fakta-fakta Meninggalnya Kapten Wanita Pertama Indonesia, Diduga Covid-19

Fakta-fakta Meninggalnya Kapten Wanita Pertama Indonesia, Diduga Covid-19

Yuli Nopiyanti
2020-09-12 22:59:06
Fakta-fakta Meninggalnya Kapten Wanita Pertama Indonesia, Diduga Covid-19
Kapten Indah Yuliani Cipluk meninggal karena Covid-19 (Foto:Dok.Instagram/indahyuliani23)

Dunia penerbangan tanah air sedang berduka, pasalnya kapten wanita pertama Indonesia, pilot dari maskapai Airfast Indonesia bernama Capt. Hj. Cipluk Indah Yuliani Martono bahwa fakta meninggal dunia Cipluk usai terpapar virus corona (Covid-19).

Diketahui, kapten pilot wanita pertama Indonesia itu meninggal setelah dirawat di ruang ICU selama dua hari. Jenazah disemayamkan di Rumah Sakit Mintoharjo, Jakarta.

Fakta lain mengatakan bahwa tak hanya positif covid-19 ada sakit lain yang diderita cap. Indah yakni kandung kemih pecah mengakibatkan pilot perempuan pertama di Indonesia, Kapten Indah Yuliani akhirnya harus mengembuskan napas terakhirnya. 

Baca Juga: Penerbangan Indonesia Berduka, Kapten Pilot Wanita Pertama Meninggal Dunia

Bahkan anak kapten Indah mengatakan, tak ada yang menyangka jika ibunya bisa ikut terpapar virus corona atau Covid-19. Hal itu baru diketahuinya ketika pilot perempuan pertama ini akan terbang.

"Jadi kan setiap mau terbang prosedurnya harus swab dulu, makanya tanggal 26 Agustus pagi periksa," ujarnya pada Sabtu 12 September 2020.

Dari hasil pemeriksaan itu, kata Janur, esok harinya sang ibu dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani isolasi. 

Namun pada 30 Agustus kemarin, karena demam dan sakit kepala, kapten Indah pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. 

"Langsung masui ruang ICU dan dipasangi ventilator," ujarnya.

Setelah dua hari mendapatkan perawatan di ruang ICU, sambung Janur, kondisi sang ibu sudah semakin membaik. Bahkan alat ventilator yang sebelumnya dipasang sudah dicopot dokter dan berencana akan dipindahkan dari ruang ICU. 

"Saat itulah ibu mengeluhkan perutnya sakit, sampai akhirnya harus diambil tindakan USG," tuturnya. 

Baca Juga: Biografi Lengkap Kapten Indah Yuliani, Pilot Wanita Pertama Indonesia

Dari hasil pemeriksaan USG, diketahui ada benjolan di dalam perut di kandung kemihnya. Dan pada pagi harinya pecah dan menyebabkan pendarahan sampai malam. 

"Pendarahan banyak banget dari kemarin sudah mau transfusi darah cuma katanya nggak ketolong lagi," imbuhnya.

Janur juga menambahkan, bahwa berdasarkan keterangan dokter, kondisi ibunya kala itu sudah semakin membaik. Pasalnya, kesembuhan atas Covid-19 yang dideritanya hanya tersisa 10 persen.



Sumber:Kumparan/detik/pikiranrakyat


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00