Kronologi Relawan Vaksin Sinovac Positif Corona Sepulang dari Luar Kota

Kronologi Relawan Vaksin Sinovac Positif Corona Sepulang dari Luar Kota

Yuli Nopiyanti
2020-09-11 17:15:05
Kronologi Relawan Vaksin Sinovac Positif Corona Sepulang dari Luar Kota
Sukarelawan Vaksin Corona atau Covid-19(Foto:Dok.Global Times)

Tersebarnya info relawan vaksin sinovac terpapar virus corona sempat menghebohkan warga Indonesia.

Relawan yang tidak diketahui identitasnya ini pulang dari kota Semarang, lalu melakukan uji swab dan ternyata hasilnya positif virus corona.


Meski diketahui positif, Ketua Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19, Kusnandi Rusmi mengatakan tidak akan mengeluarkan yang bersangkutan dari anggota relawan vaksin sinovac. Jika kondisinya sudah membaik, relawan tersebut akan kembali di suntikkan vaksin.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Isolasi Mandiri Pasca Pemeriksaan Kesehatan, Ini Sebabnya

Namun di sisi lain juru Bicara Peneliti Vaksin Sinovac, Rodman Tarigan, menegaskan relawan tersebut terpapar COVID-19 bukan karena efek samping dari uji coba tersebut.

"Kesimpulan, hasil pemeriksaan apus (Swab) hidung positif bukan berasal dari tim penelitian. Tapi hasil dari program pemeriksaan swab nasofaring oleh pemerintah," ungkapnya di Bandung, Jumat, 11 September 2020.

Rodman juga menekankan, bahwa dalam uji klinis fase tiga ini relawan akan terbagi dalam dua kelompok penyuntikan secara rahasia dalam identitas relawan

"Dalam uji klinis ini terdapat dua kelompok, ada yang mendapat plasebo, ada yang mendapat vaksin. Uji klinis ini dilakukan dengan prinsip observer blind atau tersamar sehingga tidak diketahui mana yang dapat plasebo dan mana yang dapat vaksin," ujar Rodman, Jumat, 11 September 2020.

Rodman juga meminta agar semua sukarelawan untuk menaati protokol kesehatan setelah dan menjelang penyuntikan. 

Baca Juga: PSBB Kembali, Pengelola Bioskop Pasrah Meski Merugi Jutaan Rupiah

"Pada yang mendapat vaksin, kekebalan diharapkan paling cepat dua minggu pascasuntikan kedua," ujarnya. 

Ia juga mengatakan bahwa relawan vaksin ini masih dipantau dalam waktu enam bulan. 

"Uji klinis ini masih panjang jalannya, agar kita bersama-sama dapat menjaga privasi dari sukarelawan," ujarnya.


Sumber:Viva/suara/detik


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00