Ledakan Dahsyat di Beirut Lebanon Bikin Udara Tak Sehat, Ini Imbauan KBRI untuk WNI

Ledakan Dahsyat di Beirut Lebanon Bikin Udara Tak Sehat, Ini Imbauan KBRI untuk WNI

Anisa Br Sitepu
2020-08-06 10:22:53
Ledakan Dahsyat di Beirut Lebanon Bikin Udara Tak Sehat, Ini Imbauan KBRI untuk WNI
Ledakan Dahsyat di Beirut (Foto: Tangkapan Layar video Instagram/@correcto.id)

Diduga bahwa ledakan dahsyat di Beirut, Lebanon bersumber dari 2.700 ton bahan kimia amonium nitrat yang disimpan di salah satu gudang di pelabuhan. Dengan begitu, bisa memberikan efek buruk terhadap kesehatan.

Hal itu disampaikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Lebanon, Hajriyanto Thohari saat dihubungi pada Rabu, 5 Agustus 2020. 

"Betul, (kondisi saat ini) sangat berisiko (bagi kesehatan),"Hajriyanto Thohari.

Baca Juga: Ini Penyebab Terjadinya Ledakan Dahsyat di Beirut Lebanon

Setelah ledkaan pada Selasa, 4 Agustus 2020, Harjiyanto memperlihatkan pengumuman resmi dari KBRI Beirut tentang imbauan kepada warga negara Indonesia. Terlihat dalam pengumuman itu yang tertanggal 4 Agustus 2020 itu, beberapa tindakan harus dilakukan oleh WNI di Lebanon.

Bahkan KBRI juga meminta agar WNI menjauhi tempat-tempat yang memiliki potensi ledakan. Mereka juga dianjurkan untuk tinggal di rumah.

"Menjauhi tempat-tempat yang menjadi potensi resiko ledakan, upayakan berada di dalam rumah/tempat aman dan menaati peraturan setempat," tulis pengumuman KBRI.

Selain itu, KBRI juga mengimbau WNI menggunakan masker, agar tidak menganggu kesehatan karena kualitas udara yang buruk akibat ledakan bahan kimia. 

Diberitakan sebelumnya, ledakan yang terjadi pada Selasa, 4 Agustus 2020 itu menghancurkan jendela-jendela dan pintu geung di radius kilometer dari pusat ledakan. 

Akibat peristiwa itu, Kementerian Luar Negeri mengatakan ada seorang WNI mengalami luka ringan. 

"Salah satu korban luka adalah WNI yang telah berhasil dikontak KBRI dan saat ini dalam kondisi stabil serta dapat berkomunikasi dengan baik," demikian bunyi keterangan tertulis Kemlu, Rabu, 5 Agustus 2020.

Baca Juga: Akibat Ledakan di Beirut Lebanon, Seorang WNI Alami Luka Ringan

Karena itu, Kemlu juga mengatakan bahwa KBRI akan terus melakukan pendampingan kepada WNI yang ada di Beirut hingga kondisinya pulih.

"KBRI Beirut juga melakukan koordinasi dengan otoritas setempat dan melakukan pengecekan kepada WNI lainnya yang berada di Beirut," imbuh keterangan tersebut.

Menurut catatan dari KBRI, tercatat 1.447 WNI di Lebanon. Dari jumlah tersebut, 1.234 orang di antaranya merupakan anggota Kontingen Garuda. Sementara untuk 213 orang lainnya merupakan warga sipil,termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa. 

Sumber: CNN,detik, liputan 6


Share :

HEADLINE  

Ini Deretan Pengusaha Sukses Suka Bangun Masjid

 by Ramadhan Subekti

April 01, 2025 13:00:00


Prabowo, Titiek dan Didit : Maaf Lahir dan Batin

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 10:00:00


Prabowo dan Gibran Akan Salat ID di Masjid Istiqlal

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 01:00:00


Azizah-Arhan Nonton Timnas Indonesia, Andre Rosiade Dikerjai

 by Dimarirenal

March 26, 2025 15:10:00