Aktris cantik Putri Marino kembali jadi perbincangan kala poster film terbarunya diunggah di laman Instagramnya. Sutradara Gina S Noer menyandingkan aktris yang lahir di Denpasar pada 4 Agustus 1993 itu dengan Angga Yunanda dalam film Cinta Pertama, Kedua dan Ketiga.
Tak hanya itu saja bahkan film terbaru Putri Marino berjudul Cinta Pertama, Kedua & Ketiga akan segera tayang di bioskop.
Film ini berada dalam arahan sutradara dan penulis naskah Gina S. Noer. Sampai saat ini, belum ada informasi terkait detail tanggal rilis serta sinopsis film.
Selain bermain di Cinta Pertama, Kedua & Ketiga, Putri Marino telah beberapa kali tampil di layar lebar serta layar kaca.
Baca Juga: Fakta Terbaru Feby Febyola, Ternyata Idap Kanker Ovarium
Bahkan selain di kenal dengan aktris layar lebar ternyata Putri Marino juga membuat buku puisi yang berjudul 'Poempm'. Setelah menikah dengan aktor Chicco Jerikho dan dikaruniai anak, Putri Marino memang lama tak bermain film.
Namun tak hanya itu saja pasalnya dalam filmnya bersama Angga Yunanda menjadi film pertama setelah lama vakum dari dunia hiburan.
Simak Yuk Berikut beberapa film yang pernah diperankan Putri Marino:
1. Posesif (2017)
Film Posesif (Istimewa)
Lala, nama tokoh yang diperankannya di film ini, adalah seorang siswi SMA. Ia jatuh cinta pada Yudhis. Ternyata, Yudhis memiliki sikap posesif yang sesungguhnya tak sehat bagi hubungan mereka.
Pada film yang tayang pada 2017 itu, Putri Marino disandingkan dengan Adipati Dolken. Adu akting mereka membuahkan tontonan yang rupanya disukai tak sedikit kalangan.
Berkat aktingnya sebagai Lala, Putri Marino langsung meraih capaian mengagumkan. Ia dianugerahi Piala Citra sebagai 'Pemeran Utama Wanita Terbaik' di Festival Film Indonesia (FFI) 2017.
2. Jelita Sejuba: Mencintai Kesatria Negara
Film Jelita Sejuba: Mencintai Kesatria Negara (Istimewa)
Di film 'Jelita Sejuba: Mencintai Kesatria Negara', Putri Marino berperan sebagai perempuan asal Natuna bernama Sharifah. Takdir mempertemukannya dengan Jaka yang diperankan oleh Wafda Saifan.
Keduanya pun menikah. Itu berarti Sharifah kemudian menjadi istri tentara. Tak jarang ia harus sabar menanti sang suami yang sedang pergi bertugas.
Dalam menghidupkan tokoh Sharifah, terutama yang telah menikah, Putri Marino tampil dalam seragam Persit (Persatuan Istri Tentara).
3. Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta
Film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta (Istimewa)
Putri Marino berperan sebagai Lembayung muda dalam 'Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta'. Ia beradu akting dengan Marthino Lio yang memerankan Sultan Agung muda.
Di film garapan Hanung Bramantyo tersebut, Putri Marino tampil dengan baju model kemben ala perempuan Jawa zaman itu. Penampilannya terlihat begitu sederhana.
4. Terima Kasih Cinta
Terima Kasih Cint (Istimewa)
Dirilis pada 17 Januari 2019, 'Terima Kasih Cinta' berkisah tentang gadis remaja bernama Eva. Ya, tokoh utama tersebut diperankan oleh Putri Marino.
Baca Juga: AM Enterteinment: Hati-hati Akun Palsu Kim Woo Bin
Eva yang ceria dan energik itu diceritakan terserang penyakit lupus. Sejak saat itu, hidupnya berubah.
Sebagai Eva yang mengidap lupus, Putri Marino tampil dengan wajah pucat. Sebelum Eva terkena lupus pun ia berpenampilan sederhana dalam keseharian.
5. Menunggu Pagi
Film Menunggu Pagi (Istimewa)
Putri Marino berperan sebagai Nina di 'Menunggu Pagi'. Nina, dalam film garapan Teddy Soeriaatmadja tersebut, menjadi tambatan hati Bayu, yang diperankan oleh Arya Saloka.
Di film ini, porsi Putri Marino memang tak terlalu banyak. Tak ada perubahan besar pula pada penampilannya.
Sumber:Kumparan,Detik,Tirto