Signal 2 Batal Tayang 2026, Kontroversi Cho Jin Woong Jadi Sorotan

Signal 2 Batal Tayang 2026, Kontroversi Cho Jin Woong Jadi Sorotan

Frida Tiara Sukmana
2026-02-14 17:00:00
Signal 2 Batal Tayang 2026, Kontroversi Cho Jin Woong Jadi Sorotan
Sekuel yang disiapkan untuk perayaan 20 tahun tvN belum masuk jadwal siar usai isu hukum menimpa salah satu pemainnya/Foto Dok. tvN

Jakarta - Drama Korea Signal 2 atau The Second Signal dipastikan belum akan tayang pada 2026. Kepastian ini muncul setelah tvN merilis daftar drama terbaru mereka pada 12 Februari, dan judul sekuel tersebut tidak tercantum dalam jadwal penayangan.


Padahal, proyek ini telah lama dinantikan sebagai kelanjutan dari Signal (2016) yang meraih sukses besar. Bahkan, produksi musim kedua disebut sudah rampung sejak 2025 dan dipersiapkan sebagai proyek spesial perayaan 20 tahun tvN.


Baca Juga: Dahyun TWICE Absen dari Tur Amerika Utara karena Cedera Ankle



Kembalinya Tiga Pemeran Utama

Antusiasme publik sempat memuncak karena tiga bintang utama musim pertama—Kim Hye Soo, Lee Je Hoon, dan Cho Jin Woong—kembali terlibat dalam sekuel ini. Reuni mereka menjadi salah satu daya tarik terbesar yang membuat penggemar menaruh harapan tinggi.


Namun situasi berubah setelah muncul kontroversi yang menyeret nama Cho Jin Woong.




Kontroversi dan Pengakuan

Cho Jin Woong diterpa tuduhan terkait kasus hukum di masa lalu, termasuk dugaan pencurian kendaraan dan kekerasan seksual saat masih remaja. Ia juga disebut pernah menjalani proses hukum dan hukuman di penjara remaja.


Tak hanya itu, muncul pula informasi mengenai denda kasus penganiayaan serta pencabutan izin mengemudi akibat pelanggaran saat dewasa.


Menanggapi kabar tersebut, Cho Jin Woong mengakui kesalahan masa lalunya dan menyatakan mundur dari dunia hiburan. Ia menyebut keputusan itu diambil sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus waktu untuk refleksi diri.




Nasib Signal 2 Masih Menggantung

Dampak kontroversi ini membuat jadwal tayang Signal 2 belum menemui kejelasan. Pihak tvN menyampaikan bahwa mereka memahami kekecewaan penonton, mengingat proyek ini melibatkan banyak pihak yang telah bekerja keras.


Stasiun televisi tersebut menyatakan tengah mempertimbangkan langkah terbaik demi menghormati karya para pemain dan kru, meski keputusan final kemungkinan membutuhkan waktu.




Share :