Trump Ingin Pecat Menhan AS, Karena Halangi Penurunan Tentara untuk Mengamankan Demo George Floyd

Trump Ingin Pecat Menhan AS, Karena Halangi Penurunan Tentara untuk Mengamankan Demo George Floyd

Ahmad
2020-06-11 15:02:38
Trump Ingin Pecat Menhan AS, Karena Halangi Penurunan Tentara untuk Mengamankan Demo George Floyd
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan nyaris memecat Menteri Pertahanan, Mark Esper, pada pekan lalu setelah keduanya berselisih paham soal wacana pengerahan tentara reguler untuk menghadapi aksi demonstrasi kematian George Floyd. Foto: CNN

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan nyaris memecat Menteri Pertahanan, Mark Esper, pada pekan lalu setelah keduanya berselisih paham soal wacana pengerahan tentara reguler untuk menghadapi aksi demonstrasi kematian George Floyd.

Dilansir dari CNN, Kamis 11 Juni 2020, para sumber mengatakan sekutu dan penasihat presiden di Gedung Putih membahas tentang ancaman Trump setelah menanyakan pendapat mereka tentang ketidaksepakatan yang disampaikan Esper.

Baca Juga: Inilah Sosok George Floyd yang Guncang Amerika Serikat

Beberapa pejabat mengatakan Esper bahkan sudah menyiapkan surat pengunduran diri, tetapi ia diyakinkan oleh para stafnya untuk mengurungkan niat tersebut.

Pekan lalu Esper menyatakan bahwa pengerahan pasukan reguler untuk membantu penegakan hukum hanya dilakukan sebagai jalan terakhir.

"Pilihan untuk menggunakan pasukan aktif dalam peran penegakan hukum hanya boleh digunakan sebagai pilihan terakhir, dan hanya dalam situasi yang paling mendesak dan mengerikan. Kita tidak berada dalam salah satu situasi itu sekarang. Saya tidak mendukung penerapan Undang-Undang Pemberontakan," kata Esper kepada wartawan.

Esper sendiri merujuk pada UU tahun 1807 yang memungkinkan presiden mengerahkan militer AS untuk meredam kekacauan sipil.

Sebelumnya, beberapa orang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan komentar Esper di Gedung Putih dinilai terlalu buruk, dan kedudukannya sudah dianggap lemah.

Baca Juga: Peti Emas Jadi Tempat Peristirahatan Terakhir George Floyd

Pada pekan lalu, Sekretaris Pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany, tidak langsung menjawab pertanyaan apakah Trump masih mempercayai Esper.

"Hingga sekarang, Menhan Esper tetaplah Menhan Esper," kata McEnany.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00