Edward Colston Merajai Google Trends, Siapakah Dia?

Edward Colston Merajai Google Trends, Siapakah Dia?

Ahmad
2020-06-08 17:17:40
Edward Colston Merajai Google Trends, Siapakah Dia?
Patung Edward Colston yang Namanya Merajai Google Trends. Foto: AFP

Nama Edward Colston mencuat dalam pemberitaan aksi Black Lives Matter di Inggris. Massa merobohkan patung Edward Colston di Bristol, Inggris.

Kemudian, netizen mencari namanya di Google Search. Nama Edward Colston pun menjadi trending di Google.

Dilansir dari Guardian, Senin 8 Juni 2020 Colston adalah tokoh pedagang budak dari Inggris. Patungnya setinggi 5,5 meter sudah ada di Colston Avenue sejak 1895, karena dia dikenal sebagai sosok filantropis juga.

Baca Juga: Survei Indikator Sebut 56,4% Responden Puas Penanganan COVID oleh Pusat

Namun yang jadi kontroversi adalah, dia mendapat kekayaannya dari perdagangan budak. Meskipun dia lahir di Bristol tahun 1636, kegiatannya berdagang budak dilakukan di London.

Tahun 1680 Colston gabung perusahaan Royal African Company (RAC) yang memonopoli perdagangan budak di Afrika barat. Semua budak termasuk perempuan dan anak dicap dengan inisial RAC di dada mereka.

RAC konon menjual 100.000 budak Afrika barat di Karibia dan Amerika antara tahun 1672-1689. Colston pun jadi kaya raya.

Harta Colston pun dipakai untuk kegiatan filantropi. Dia bikin sekolah dan rumah sakit di Bristol dan London. Colston meninggal di Surrey tahun 1721 dan dimakamkan di Gereja All Saints di Bristol.

Baca Juga: Peti Emas Jadi Tempat Peristirahatan Terakhir George Floyd

Di era modern sudah banyak protes terhadap patungnya. Filantropi yang menghimpun kekayaannya dari perdagangan budak, adalah tidak pantas. Namun banyak juga yang membelanya.

Akhirnya ada momen saat aksi Black Lives Matter membela George Floyd dan warga kulit hitam di dunia. Tak heran, patung Edward Colston pun menjadi sasaran aksi dan dirobohkan, kemudian viral di media sosial.


Share :