Terkait sampel yang dipakai Suga (August D) dalam mixtape terbarunya, D-2. Agensi BTS, Big Hit Entertainment, merilis pernyataan resmi.
Seperti diketahui bahwa lagu “What Do You Think?” menjadi kontroversi setelah warganet menyadari di dalamnya menggunakan kalimat dari ucapan Jim Jones pada 1977.
Jim Jones merupakan seorang pemimpin aliran sesat Amerika yang bertanggung jawab atas pembunuhan massal bunuh diri di komunitas terpencil yang dikenal sebagai "Jonestown".
Baca Juga: Jadwal 'Comeback' K-pop Juni 2020, Dari Twice hingga Blackpink
"Sampel vokal pidato dalam pengantar lagu What Do You Think? pada mixtape dipilih tanpa maksud khusus oleh produser yang mengerjakan track itu. (Produser) tidak mengetahui identitas pembicara dan menggunakan sampel untuk keseluruhan suasana lagu," kata Big Hit dalam pernyataan resminya, Minggu, 31 Mei 2020.
Lebih lanjut, Big Hit mengakui saat memproses lagu tersebut dan melakukan peninjauan ulang, mereka tidak mengenali ketidaktepatan konten.
Atas kelalaian itu, pihak agensi meminta maaf.
"Kami mohon maaf kepada mereka yang merasa tidak nyaman atau terluka karena ini," ujar Big Hit.
Kini, agensi telah mengedit ulang lagu tersebut dan menghilangkan bagian yang telah menjadi kontroversi.
"Big Hit Entertainment telah menghapus bagian dari lagu tersebut dan merilis ulang versi baru," kata Big Hit.
Baca Juga: Ikut Demo Protes Kematian George Floyd, Ariana Grande Turun ke Jalan
Selain itu, Big Hit juga mengatakan bahwa para musisi yang terlibat dalam pembuatan lagu ini juga merasa malu dan bertanggung jawab atas kasus ini.
Ke depannya, Big Hit akan menjadikan insiden ini sebagai pembelajaran untuk lebih teliti dalam proses produksi.