Pemerintah menyatakan perlu persiapan matang sebelum menuju era new normal atau kenormalan baru. New normal disebut bukan ibarat lomba lari.
"Oleh karena itu, bukan sesuatu yang mudah yang kemudian secara sepihak dinyatakan bahwa kenormalan yang baru dilakukan," kata juru bicara pemerintah terkait penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, dalam keterangannya, Minggu 31 Mei 2020.
Baca Juga: Update Kasus Corona di RI: 26.473 Positif, 7.308 Sembuh, 1.613 Meninggal
Baca Juga: Begini Penampakan Ojol saat New Normal
Yuri juga menyebut hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah menentukan SOP ataupun protokol kesehatan new normal. Jika sudah dipahami, era kenormalan baru bisa diterapkan.
"Oleh karena itu kita tidak menganggap bahwa kenormalan yang baru itu ibarat bendera start untuk sebuah lomba lari, semuanya langsung bergerak bersama-sama, tidak," kata Yuri.
"Sangat tergantung pada kondisi epidemiologis masing-masing daerah dan ini menjadi keputusan kepala daerahnya," imbuhnya.