Indonesia memang terkenal dengan banyak cerita mistis. Salah satu tempat yang paling populer dengan kisah mistis adalah jembatan. Ya, jembatan bukan hanya sekedar tempat nongkrong-nongkrong anak muda, pacaran murah meriah bagi para bujang jahanam.
Dibalik itu jembatan dianggap banyak menyimpan sejumlah cerita mistis. Salah satunya Jembatan Cimacan, Jembatan penyebrangan untuk melewati Bendungan di Pagaden Barat, Subang.
Kisah nyata ini dialami oleh Dina warga sekitar Jembatan Cimacan. Cerita ini berawal ketika Ia bersama keluarga sedang berkumpul di rumahnya. Ketika sedang asik bercengkrama dengan keluarga, Dina tiba-tiba ingin makan Jagung Bakar.
Baca juga: Seram! Inilah Kisah Mangai Binu, Tradisi Memburu Kepala oleh Suku Nias Tempo Dulu
"Momen seperti itu benar-benar jarang terjadi karena semua anggota keluarga mempunyai aktivitas masing-masing di luar rumah. Singkat cerita saya lalu pergi membeli Jagung bakar diantar oleh sepupu saya," kata dina di dalam vlog youtube adeknya.
Dina lalu pergi menggunakan motor yang berjarak dari rumahnya sekitar 700 meter dengan melewati pohon beringin besar dan jembatan yang terkenal angker itu.
"Suasananya masih sepi. Ketika saya melewati jembatan itu, saya melihat perempuan cantik duduk di tepi jembatan. Tadinya saya tidak berfikir macam-macam, mungkin hanya orang nongkrong aja," cerita Dina.
Singkatnya ia pulang dan menikmati jagung bakar itu bersama-sama. Namun tidak lama menikmati jagung bakar, Dina tiba-tiba menangis histeris.
Baca juga: Seram! Ada Batu Ular Raksasa di Humbahas Sumut, Begini Sejarahnya
"Dari tangisannya itu jelas bukan kak dina. Tatapan matanya benar-benar kosong. Tidak menangis pada umumnya orang, entah yang menangis siapa di diri kak Dina," jelas Rizky, adik kadung Dina.
Ketika anggota keluarganya sedang bingung melihat kejadian itu, tidak lama Dina menangis tiba-tiba langsung terdiam. Lalu ia pingsan dan ketika terbangun Dina tertawa seperti suara Kuntilanak.
"Ketika kak Dina ketawa, tiba-tiba Kak Dina bilang 'anterin aku' sampek beberapa kali. Setelah dipanggilin orang pintar di kampung ku, kak Dina sembuh," lanujut Rizky.
Menurut orang yang menyembuhkan Dina, ia kerasukan hantu perempuan penunggu jembatan itu. Konon, Jembatan Cimacan itu memang menjadi tempat pembuangan hantu yang mengganggu di pedesaan sekitar jembatan.