Pakkat, Makanan Khas Mandailing yang Diminati Menjelang Berbuka

Pakkat, Makanan Khas Mandailing yang Diminati Menjelang Berbuka

Ahmad
2020-04-30 14:54:33
Pakkat, Makanan Khas Mandailing yang Diminati Menjelang Berbuka
Foto: Istimewa

Berbagai jenis menu makanan untuk berbuka puasa dijajakan oleh pedagang di setiap sisi jalan di Kota Medan. Mulai dari kue, minuman hingga jenis panganan lokal, salah satunya Pakkat.

Salah satunya pakkat. Pakkat sendiri adalah nama jenis makanan khas Mandailing, Tapanuli Selatan. Lalapan ini merupakan rotan muda yang dibakar lalu diambil bagian dalamnya.

Meski sebagai makanan tradisional, namun keberadaan Pakkat selalu ditunggu oleh penikmatnya saat bulan ramadan tiba. 

Sofyan (23) salah satu penjual Pakkat yang ada di Jalan Letda Sujono, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang.

Dia mengatakan, setiap harinya ia bisa menjual 900 batang lebih (12 ikat) Pakkat saat bulan puasa. Sedangkan pada hari biasa, dirinya hanya menjual sekitar 400 hingga 500 batang Pakkat.

Bahan baku yakni rotan muda, langsung dipesan dari daerah Langga Payung, Kecamatan Sungai Kanan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara.

“Dalam satu ikatan berisi 150 batang rotan muda. Kami belinya dari Langga Payung, Sumut,” ujarnya.

Sedangkan untuk harga, Sofyan mengatakan jika setiap empat batang Pakkat dihargai Rp10.000.

Salah satu penikmat Pakkat, Muhamad Iwan Syahputra Pane (27),  mengaku menyukai Pakkat karena dapat menambah nafsu makan. Selain itu, kebiasaan mengkonsumsi Pakkat di keluarga, sudah ia jalani sejak dari kecil.

“Walaupun sudah besar di Medan, tapi sejak kecil sudah dibiasakan makan Pakkat ini. Rasanya memang pahit, tapi menjadi ketagihan kalau sudah dimakan,” katanya.

Dirinya mengatakan, mengkonsumsi Pakkat sudah menjadi tradisi di keluarga setiap bulan Ramadan. Hal itu juga dikarenakan penjualan Pakkat akan ramai ketika bulan puasa tiba. 


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00