77 Siswa Dipaksa Makan Kotoran Manusia, Orang Tua Minta Pihak Sekolah Tindak Pembina

77 Siswa Dipaksa Makan Kotoran Manusia, Orang Tua Minta Pihak Sekolah Tindak Pembina

adminweb
2020-02-26 03:45:00
77 Siswa Dipaksa Makan Kotoran Manusia, Orang Tua Minta Pihak Sekolah Tindak Pembina
foto ilustrasi

Orangtua siswa Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere, Kabupaten Sikksa, Nusa Tenggara Timur (NTT), geram dan meminta pihak sekolah segera bertindak tegas.

Karena perlakuan oknum pembina yang menghukum 77 siswa untuk memakan atau kotoran manusia dianggap sudah tidak manusiawi.

"Menurut saya, pihak sekolah beri tindakan tegas bagi para pelaku. Yang salah ditindak tegas. Bila perlu dipecat saja," kata salah satu orang tua siswa, Martinus, Selasa 25 Februaro 2020.

"Saya juga memutuskan untuk pindahkan anak dari sekolah ini. Biar pindah dan mulai dari awal di sekolah lain saja," ucapnya.

Terbongkarnya kasus terkait sejumlah siswa yang dihukum untuk memakan kotoran manusia itu setelah adanya laporan dari murid kepada orangtuanya.

Salah seorang siswa kelas VII Seminari Bunda Segala Bangsa, yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan dalam kasus itu ada sebanyak 77 dari 89 siswa yang disiksa oleh dua orang pembina.

Kejadian yang terjadi pada Rabu 19 februari 2020, tersebut berawal dari salah satu pembina siswa yang menemukan kotoran manusia dalam kantong di sebuah lemari kosong di asrama.

 Karena temuan itu, pembina lalu memanggil para siswa dan menanyakan siapa yang menyimpan kotoran tersebut. Karena tidak ada yang mengaku, pembina kemudian menyendok kotoran itu lalu disuapkan ke dalam mulut siswa.

"Kami terima dan pasrah. Jijik sekali. Tetapi kami tidak bisa melawan," katanya.

Setelah melakukan penyiksaan itu, para pendamping juga meminta para siswa untuk tidak menceritakan kejadian itu ke luar.

Setelah kejadian itu salah seorang siswa langsung melaporkan tindakan tersebut. Sementara itu, pihak sekolah saat ingin dikonfirmasi terkait kejadian itu masih enggan untuk memberikan komentar.


Share :