Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru saja merombak susunan direksi PT Freeport Indonesia. Memilki 51 persen saham Freeport Indonesia menjadi modal penting pemerintah dalam restrukturisasi manajemen perusahaan tambang tersebut.
Dalam perombakan susunan direksi Freeport Indonesia yang baru, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk putra asli Papua masuk ke jajaran direksi di PT Freeport Indonesia. Putra asli Papua yang ditunjuk Erick, yakni Claus Wamafma.
Sebelum masuk ke jajaran direksi, Claus menjabat sebagai Senior Vice President CSR, Partnership Fund, and Community Development Freeport. “Claus Wamafma ini putra asli Papua dan dia berkarier sudah 20 tahun di Freeport,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Senin 17 Februari 2020.
Arya juga menjelaskan bahwa pengangkatan Claus membuktikan bahwa putra asli Papua memiliki kemampuan menjadi petinggi di perusahaan multinasional. “Ini baru pertama (orang asli Papua masuk ke jajaran direksi Freeport). Dia (Claus) berkarier dari bawah,” kata Arya.
Selain Claus, terdapat beberapa perubahan jajaran komisaris di tubuh Freeport. Berikut susunan lengkap jajaran komisaris dan direksi Freeport yang baru:
Komisaris
Presiden Komisaris : Richard C. Adkerson
Wakil Presiden Komisaris : Orias Petrus Moedak
Komisaris : Adrianto Machribie
Komisaris : A.M. Fachir
Komisaris : Hinsa Siburian
Komisaris : Kathleen Lynne Quirk
Direksi
Presiden Direktur : Clayton Allen Wenas
Wakil Presiden Direktur : Jenpino Ngabdi
Direktur : Achmad Ardianto
Direktur : Claus Wamafma
Direktur : Mark Jerome Johnson
Direktur : Robert Charles Schroeder