Penemuan benda bersejarah menghebohkan warga Madura setelah seorang guru sekolah dasar bernama Nuryasin menemukan koin kuno saat membersihkan halaman sekolah. Peristiwa itu terjadi ketika halaman sekolah dalam kondisi becek usai diguyur hujan deras, sehingga ia berinisiatif membersihkannya.
Saat membersihkan tanah yang berlumpur, Nuryasin tanpa sengaja menemukan sebuah gerabah kecil yang tertimbun di dalam tanah. Ketika dibuka, gerabah tersebut berisi sejumlah koin perak yang tampak tidak lazim dan berbeda dari uang logam pada umumnya. Temuan itu kemudian segera diamankan untuk mencegah kerusakan.
Berdasarkan pengamatan awal, koin-koin tersebut diduga merupakan peninggalan era Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Koin diperkirakan berasal dari rentang tahun 1746 hingga 1760, yang menunjukkan usia temuan mencapai lebih dari dua abad. Jumlah dan kondisi koin menandakan benda tersebut memiliki nilai sejarah yang tinggi.
Total berat keseluruhan koin mencapai sekitar 13 kilogram. Jika dinilai dari sisi koleksi dan nilai historisnya, temuan tersebut ditaksir bernilai sangat tinggi dan berpotensi mencapai miliaran rupiah. Namun, nilai pasti masih memerlukan kajian lebih lanjut dari pihak berwenang.
Penemuan ini menjadi perhatian publik karena terjadi di lingkungan sekolah dan ditemukan oleh tenaga pendidik. Selain bernilai ekonomi, temuan koin VOC tersebut dianggap sebagai bagian penting dari jejak sejarah yang dapat memperkaya pengetahuan tentang masa kolonial di wilayah Madura.






