Tiga Ahli Hukum di Film ‘Dirty Vote’ Bagian dari Tim Percepatan Reformasi Hukum Bentukan Mahfud MD

Tiga Ahli Hukum di Film ‘Dirty Vote’ Bagian dari Tim Percepatan Reformasi Hukum Bentukan Mahfud MD

Angling Pamungkas
2024-02-12 13:32:01
Tiga Ahli Hukum di Film ‘Dirty Vote’ Bagian dari Tim Percepatan Reformasi Hukum Bentukan Mahfud MD
Tiga akademisi dalam film Dirty Vote

Ditengah masa tenang kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, muncul sebuah film dokumenter bertajuk Dirty Vote. Film garapan Dandhy Laksono ini langsung menjadi trending di media sosial.

Dirty Vote yang dirilis pada Minggu, 11 Februari 2024 tersebut menyoroti dugaan kecurangan dalam Pilpres 2024. Film ini menghadirkan tiga ahli hukum tata negara yakni Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti dan Feri Amsari. Berdurasi 1 jam 57 menit, ketiga pakar hukum tata negara tersebut menyampaikan adanya instrumen negara yang digunakan untuk memenangkan pemilu dan merusak demokrasi.

Tiga sosok akademisi tersebut ternyata merupakan bagian dari Tim Percepatan Reformasi Hukum yang sempat dibentuk oleh Mahfud MD di tahun 2023 lalu. Penasehat Tim Kampanye Nasional (TKN) Fadli Zon menilai hal ini menjadi kebetulan yang sangat presisi.

“Aktor dalam film di masa tenang rupanya Timnya Pak @mohmahfudmd?” tanya Fadli Zon di akun X miliknya.

“Sebuah kebetulan yang presisi,” imbuhnya.

Tim Percepatan Reformasi Hukum dibentuk oleh Mahfud MD pada 23 Mei 2023 guna mengatasi permasalahan hukum Indonesia. Tim ini memiliki tugas untuk menetapkan strategi dan agenda prioritas, mengoordinasikan Kementerian/lembaga, serta mengevaluasi agenda prioritas.

Tim ini memiliki anggota Erwin Moeslimin Singajuru selaku Staf khusus Menko Polhukam, Aminuddin Ilmar, Bivitri Susanti, Zainal Arifin Mochtar, Feri Amsari, Erasmus A.T. Napitupulu, Fitriani Ahlan Sjarif, Adam Muhsi, dan Refki Saputra.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00