Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terus
berupaya untuk dapat mengejar target pertumbuhan ekonomi di Indonesia sebesar
5% setiap tahun. Dengan itu, pemerintah mengoptimalkan pengembangkan ekonomi di
berbagai sektor salah satunya ekonomi ultra mikro.
Menurut Erick, pelaku usaha perempuan memiliki ketelitian dan mampu membangkitkan ekonomi keluarga serta daerahnya hingga mendongkrak kinerja ekonomi nasional. Hal ini disampaikan oleh Staf Khusus Erick Thohir, Arya Sinulingga dalam kegiatan Pasar Rakyat dan Festival UMKM di Samarinda yang menghadirkan lebih dari 3.000 nasabah PNM Mekaar pada Kamis, 6 Oktober 2022.
Baca juga: Erick Thohir Sebutkan Tiga Kunci Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Rakornas ICCN 2022
“Potensi ekonomi ultra mikro di Samarinda ini sangat besar,
namun belum optimal. Hingga kini saja jumlah nasabah ultra mikro yang sudah
bergabung di program Mekaar tidak sampai 50% dari total keluarga pra sejahtera
di Samarinda” jelas Arya.
Hingga kini, nasabah ultra mikro yang tercatat baru mencapai
angka 10.169 perempuan. Lebih lanjut Arya uga mengajak ibu-ibu di Samarinda
untuk bergabung dan mengembangkan usahanya bersama PNM Mekaar.
“Bunga usahanya kecil, tanpa jaminan. Jadi tidak perlu takut untuk segera bergabung jadi nasabah Mekaar” kata Arya.
Dalam kegiatan yang bertajuk “Pasar Rakyat dan Festival UMKM BUMN” tersebut, turut hadir Walikota Samarina, Andi Harun. Ia memberikan apresiasi pada BUMN karena telah berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda.
Selain itu, terdapat 60 UMKN asal Kota Samarinda yang hadir
dalam acara tersebut, salah satunya adalah pemilik Kerajinan Khas Kaltim
“Manika Kaltim”, Meitasari. Ia mengungkapkan bahwa promosi usahanya sangat
terbantu dengan adanya kegiatan ini.
“Alhamdullilah setelah 2 tahun pandemi akhirnya kami bisa
promosi lagi, ini bisa dibilang kali pertama kita untuk bisa pameran lagi” ujar
Meitasari.