Inilah fakta-fakta Bagong Soebardjo alias Pak Bagong, pendongeng
wayang asal Yogyakarta yang telah dikenal hingga ke mancanegara.
Kiprah Pak Bagong di dunia dongeng bukan sebentar, ia telah mendalami dongeng bahkan lebih dari sebagian umurnya. Sejak kecil ia telah tertarik dengan dunia dongeng dan pewayangan. Bahkan ketika duduk di bangku sekolah dasar, ia telah mahir menjadi dalang dan tampil di berbagai pertunjukan.
Baca juga: Biodata Bagong Soebardjo Lengkap Pendidikan, IG, Karya, Inovator Dongeng dan Pewayangan
Melalui dongeng, Pak Bagong percaya bahwa karakter anak
dapat terbentuk. Seperti apa kisah lengkap Pak Bagong lainnya, yuk simak
artikel di bawah ini.
Mendongeng serta Mewayangkan Kartun Hingga ke Mancanegara
Sejak tahun 1970-an, Pak Bagong turut bergabung melahirkan
Paguyuban Kartunis Yogyakarta, kelompok kartunis tertua di Indonesia. Sejak itu
ia aktif mengisi kartun di berbagai media cetak baik lokal maupun nasional.
Karakter kartun ciptaan Bagong terinspirasi dari tokoh-tokoh
pewayangan, terutama Punakawan yang memang digemarinya sejak kecil.
Setelah berhasil tampil di berbagai avara, wayang kartun
akhirnya tampil di acara salah satu televisi swasta pada tahun 1990-an dengan
judul Wayang Dogeng Nusantara. Semakin terkenal, Pak Bagong akhirnya berhasil
membawa wayang kartun untuk tampil di University of Melbourne, Australia pada
tahun 2018.
Menjadi Mitra Driver Gojek di Yogyakarta
Sejak menekuni dunia dongeng selama lebih dari 40 tahun, Pak
Bagong menyadari profesi yang amat dicintainya itu tak bisa menjamin kebutuhan
hidupnya dan keluarga.
Ia kemudian bergabung sebagai mitta driver Gojek di tahun
2014. Berkat bergabung sebagai mitra driver Gojek, Bagong mengaku berhasil
menyekolahkan anaknya.
Ia kemudian mendapat apresiasi khusus dari Gojek sebagai mitra
driver yang loya dan inspiratif. Pak Bagong kemudian dikenal sebagai driver Gojek 001 wilayah DIY.
Merintis Sanggar Wayang Dongeng
Ditengah kesulitannya bertahan di masa pandemi karena banyak
jadwal pagelaran yang dibatalkan, Pak Bagong ingin membangun sanggar wayang
dongeng.
“Saya pengen bikin sanggar yang bisa nampung anak-anak untuk
belajar ndongeng, ndalang, sekaligus nari,” ucap Bagong.
Baca juga: Mengenal Sosok Bagong Soebardjo, Pendongeng Wayang Legendaris Asal Yogyakarta
Saat ini, Pak Bagong memang telah merintis sanggar wayang
dogeng tersebut seiring perjalanannya menjadi seorang pendogeng. Namun karena
terkendala biaya, tempatnya masih belum memadai. Ia masih mengandalkan teras
rumah ataupun panggung mini seadanya.