Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membuktikan kerja nyata "Bersih-bersih BUMN" dengan mengumumkan tersangka baru korupsi Garuda.
Hal ini diketahui setelah Erick Thohir menyampaikan hasil pengungkapan tersangka baru kasus PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) hingga Impor barang.
Erick Thohir mengatakan hal ini sebagai hasil kolaborasi Kementerian BUMN dan Kejagung dalam upaya "Bersih-bersih BUMN".
Baca Juga: Minimalisir Tawuran di Johar Baru Jakpus, Erick Thohir Beri Permodalan dan Pelatihan Digital
"Ini adalah bukti bagaimana kita kalau mau berkolaborasi dengan baik sesama institusi pemerintah dan tentu dikelola secara profesional dan transparan. Kita bisa menghasilkan sesuatu yang baik buat negara dan bangsa ini," ujar Erick Thohir.
Tak hanya itu, Erick juga mengatakan bahwa dengan ditangkapnya para tersangka ini, merupakan bukti nyata "Bersih-Besih BUMN" itu ada.
Erick Thohir mengatakan bahwa program "Bersih-bersih BUMN" ini bertujuan untuk memperbaiki sistem perusahaan-perusahaan BUMN serta Kementerian BUMN itu sendiri.
Lebih lanjut, Erick berharap dengan adanya program "Bersih-bersih BUMN" ini, setidaknya kasus-kasus korupsi di BUMN bisa diatasi ataupun diminimalisir.
Baca Juga: Bisa Bantu UMKM, Erick Thohir Minta Pengelola Bandara dan Pariwisata Utamakan Turis Lokal
Selain itu, diiharapkan pula langkah penegakan hukum kasus GIAA bisa menjadi upaya strategi restrukturisasi BUMN.