Setelah Lebaran bisanya banyak orang mengeluhkan kolesterol tinggi. Berikut cara menurunkan kolesterol jahat dengan cepat setelah Lebaran.
Di Indonesia sendiri, Lebaran identik dijadikan momen untuk melakukan kegiatan menyantap beragam makanan.
Sayangnya, hal ini berpotensi menyebabkan kenaikan kadar kolesterol pada beberapa orang. Sebab, umumnya hidangan khas Lebaran di Indonesia tinggi akan kandungan lemak jenuh, seperti santan, daging, jeroan, dan berbagai macam kue.
Bagaimana menurunkan kolesterol jahat dengan cepat setelah labran? Simak caranya yang sudah dirangkum Correcto.id berikut ini!
1. Batasi konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans
Dikutip dari laman Centers for Disease Control and Prevention, tubuh mampu membuat kolesterol yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi, kamu sebenarnya tidak perlu mendapatkan tambahan kolesterol melalui makanan.
Sebaliknya, makan makanan yang mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans dapat berkontribusi terhadap kolesterol tinggi dan kondisi yang terkait, seperti penyakit jantung.
2. Konsumsi makanan tinggi serat larut
Serat larut adalah sekelompok senyawa berbeda dalam tanaman yang larut dalam air dan tidak dapat dicerna manusia. Meski begitu, bakteri menguntungkan yang hidup di usus dapat mencerna serat larut, bahkan serat ini dibutuhkan oleh bakteri baik di dalam perut.
Dilansir laman Healthline, bakteri baik di dalam saluran pencernaan atau yang disebut probiotik dapat mengurangi kedua jenis lipoprotein, yaitu LDL dan VLDL, yang merupakan kelompok kolesterol jahat penyebab penumpukan plak di arteri.
3. Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh
Berbeda dengan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal mampu mengurangi LDL berbahaya sekaligus meningkatkan kadar HDL sehat.
Menurut studi dalam Canadian Medical Association Journal, didapatkan hasil bahwa diet tinggi lemak tak jenuh tunggal dapat meningkatkan HDL bermanfaat sebesar 12 persen dibandingkan dengan diet rendah lemak jenuh. Lemak tak jenuh tunggal juga dapat mengurangi oksidasi lipoprotein yang berkontribusi pada penyumbatan arteri.
4. Aktif bergerak
Menurut laman Centers for Disease Control and Prevention dan Healthline, olahraga merupakan aktivitas yang sangat baik untuk kesehatan jantung. Sebab, tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik dan membantu memerangi obesitas, tetapi juga mengurangi LDL berbahaya dan meningkatkan HDL bermanfaat.
Untuk itu, selama Lebaran, kamu tetap harus aktif bergerak. Beberapa aktivitas fisik yang bisa kamu lakukan selama Lebaran, antara lain jalan-jalan di sekitar rumah, bersepeda, aerobik, dan olahraga lain yang bisa dilakukan di dalam rumah.
5. Jaga berat badan ideal
Jangan sampai kamu menjadikan hari Raya Idulfitri sebagai ajang balas dendam setelah satu bulan penuh berpuasa. Sebab, diet mempengaruhi cara tubuh menyerap dan memproduksi kolesterol.
Turunnya berat badan dapat membantu mengurangi kolesterol secara keseluruhan, salah satunya dengan cara mengurangi pembentukan kolesterol baru di hati. Dilansir laman Healthline, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa penurunan berat badan memiliki efek yang bermanfaat terhadap perubahan HDL dan LDL.
6. Jangan merokok
Selama Ramadan berlangsung, kebanyakan orang mampu mengurangi kebiasaan merokok, bahkan berhenti dari kebiasaan buruk ini. Nah, sebaiknya kamu teruskan kebiasaan baik ini walaupun Ramadan telah usai.
Sebab, merokok meningkatkan risiko penyakit jantung, salah satunya dengan mengubah cara tubuh menangani kolesterol. Menurut penelitian dalam Journal of Lipid Research, sel-sel kekebalan pada perokok tidak dapat mengembalikan kolesterol dari dinding pembuluh ke darah untuk diangkut ke hati.
BACA JUGA:
Nah, itulah beberapa cara mengurangi kolesterol jahat dengan cepat setelah Lebaran. Yuk lakukan tips di atas!