Belakangan media sosial Tiktok diramaikan dengan lagu berjudul ‘Tongkrongan
Kami Sopan’ yang digunakan oleh banyak pengguna. Lagu ini viral karena liriknya
yang dinilai tak biasa atau nyeleneh.
Bukan lagu milik artis ternama, lagu ‘Tongkrongan Kami Sopan’
dipopulerkan oleh Brother PBSU 275 S.k.u. Seperti apa faktanya? Simak artikel
berikut seputar fakta lagu ‘Tongkrongan Kami Sopan’.
Dipopulerkan oleh Brother PBSU 275 S.k.u
Meski sangat sering mendengar lagunya, namun banyak netizen yang
tidak tahu siapa yang mempopulerkan lagu ‘Tongkrongan Kami Sopan’ untuk pertama
kali. Lagu ini dibuat dan dipopulerkan oleh grup bernama Brother PBSU 275 S.k.u.
Lagu ini kemudian diunggah di kanal youtube Fonni Cungkring pada
tanggal 1 Februari 2017. Hingga artikel ini dirilis video lagu tersebut telah
ditonton lebih dari 1 juta kali.
Baca juga: Fakta Lagu Go - Kanda Brothers, Terinspirasi Kisah Kehilangan hingga Fuji Jadi Model Video Klip
Kisah Sebuah Tongkrongan
Seperti judulnya, lagu ini memang mengisahkan tentang sebuah
tongkrongan. Lagu ini mewakili anak muda yang sering menghabiskan waktu bersama
teman-teman di tempat nongkrong. Pertemanan yang kadang kali diselipi dengan
canda gurau hingga perselisihan.
Dipakai oleh Banyak Seleb Tiktok
Lagu ini viral karena dipakai oleh banyak seleb Tiktok dan pengguna lainnya. Beberapa seleb Tiktok yang membuat konten dengan lagu ini adalah Fadil Jaidi, Harris Vriza, Fuji Utami hingga Gabriella Ekaputri.
Baca juga: Fakta Lagu [Not] Public Property - Voice of Baceprot, Cegah Kekerasan Pada Perempuan
Lirik Lagu ‘Tongkrongan Kami Sopan’
Tongkrongan kami sopan
tongkrongan kami sopan
tongkrongan yang bukan makan kawan "siapa lah"
Tongkrongan dia edan
tongkrongan perkampungan
tongkrongan yang ada di jembatan "nyebrangin"
Getrok ember
kalo dibacok pala luber "darah luber"
kalo dibacok darah luber
Kami remaja setia kawan
bukan pesawat
apalagi yang ada di jembatan "poker anjing"
anjing pesawat yang beraninya di kandangan
ngga berani berkoar di luaran
Malamnya turun hujan
siangnya mentari
PBSU lagi wara wiri
Kalo musuh menyadang
kalo kau pun menerjang
PBSU takan pernah goyang
"tak pernah goyang boss"
Getrok batu
kalau dibacok manggil pertu "tak pertu pertu"
kalo dibacok manggil pertuuu
Kami dari 27 bulan Mei "bulan Mei"
ayo dong bantai kami "ayo dong bang"
kalo elu punya nyali "kalo punya nyali yee"
Tongkrongan kami bukan tongkrongan pecundang "pecundang pecundang"
kami siap membuktikan "membuktikan"
coba daerah perkampungan
Jalan ke depan bibit ketemu restu pala "restu pala"
yang mukanye kayak karma "eee"
gua bacok bilang emak "wah parah"
Jalan kesekter tengah ketemu silaturahmi "silaturahmi"
kotor anjing nginjek tai "nginjek parah"
kate jamet jarang mandi "mandi mandi"
Jalan ke Sukajadi ketemu anak mendo "mendo kont**"
bocah nya dongo-dongo "dongo-dongo"
demi acam gede bego
Jalan ke Duri bet ketemu anak kampat "tak kampat kont**"
gapunya setak pala
jagoannya dua sempak "yah parahhhh"
Muter ke banjir kanal ketemu anak proker "proker anjing"
anggotanya keker-keker
rajib tolol makan naget "enggot kenah"
Jalan ke Pasar Gaduran ketemu anak pesawat "pesawat anjing"
yang katanya rajin sholat "rajin sholat gak tuh"
punya beer boleh ngembat "parahh, maling maling"
Albas kami bukan albas takut pedang
albas kami tak pernah mundur
Basis-basis kami tak akan takut pedang
walaupun kubawa pedang panjang
Kami kan dengan tas selempang
kami tak dengan tangan doang