Instagram Akan Minta Video Selfi Untuk Verifikasi Pengguna Demi Keamanan

Instagram Akan Minta Video Selfi Untuk Verifikasi Pengguna Demi Keamanan

Foto
Instagram Akan Minta Video Selfi Untuk Verifikasi Pengguna (Sumber Foto: Twitter).

Media sosial Instagram dikabarkan akan meminta video selfie kepada pengguna mereka. Video selfie ini mewajibkan pengguna untuk merekam wajah mereka dari berbagai angle, di mana Instagram menyebut bahwa kebijakan baru itu ditujukan untuk verifikasi pengguna.

Baca Juga: Ini Daftar Lengkap HP yang Tak Dapat Pakai WhatsApp pada 1 November 2021

Verifikasi Pengguna Demi Keamanan

Kabar permintaan video selfie ini mencuat setelah konsultan media sosial, Matt Navarra, nge-tweet di Twitter soal kebijakan baru Instagram tersebut pada Selasa (16/11/2021).

Dalam unggahannya di Twitter, ia menjelaskan bahwa Instagram mulai menggunakan video selfie untuk mengonfirmasi identitas pengguna.

"Instagram kini memakai video selfie untuk mengkonfirmasi identitas pengguna," kata Navarra, dikutip dari The Verge, Rabu (17/11/2021).

Baca Juga: Fakta Terbaru Lengkap Perubahan WhatsApp Usai Facebook Berganti Nama Jadi Meta

Instagram Akan Hapus Akun Jika Tidak Dilakukan 

Dalam sebuah screenshot yang dibagikan pengguna, Instagram mengeklaim bahwa video selfie yang mereka minta tidak dapat mereka lihat dan akan dihapus dalam waktu 30 hari. Instagram juga menyebut bahwa mereka tidak menggunakan face recognition atau mengumpulkan data biometrik dari video selfie pengguna.

Namun, hingga saat ini tidak jelas apakah kebijakan permintaan video selfie dari Instagram masih dalam tahap uji coba atau akan digulirkan secara bertahap bagi semua pengguna. Masih belum jelas pula apa yang membuat pengguna tertentu telah mendapat permintaan video selfie, sedangkan pengguna yang lain tidak. 

Baca Juga: Ini Arti Logo Meta, Nama Baru Facebook yang Disebut Fokus Pada Internet Versi Terbaru

Sudah Lakukan Ujicoba


Dilaporkan oleh XDA Developers, bahwa Instagram memang telah mencoba memverifikasi pengguna mereka lewat video selfie sejak Agustus 2020. Namun, ada tantangan teknis sehingga Instagram baru mengeluarkan kebijakan itu sekarang.

Saat ini Instagram sendiri masih memiliki kesulitan dalam membasmi akun bot. Akun bot ini pada gilirannya kerap membuat masalah lewat spam, konten pelecehan, atau digunakan untuk meningkatkan jumlah like serta followers secara artifisial.

Sementara Instagram menyebut video selfie mereka ditujukan untuk verifikasi pengguna, langkah ini cukup mengejutkan. Sebab, beberapa pekan lalu Meta (perusahaan induk Instagram yang dulu bernama Facebook) mengumumkan bahwa mereka akan menutup fitur Face Recognition untuk media sosial Facebook.

Namun, Instagram berjanji untuk menghapus video selfie pengguna, para pengguna boleh jadi tidak cukup yakin dengan bagaimana aplikasi tersebut menyimpan data mereka. Sebelumnya, pada 2020 sebuah bug di Instagram memungkinkan penjahat siber mengakses informasi tanggal lahir pengguna.

Tapi, kebijakan mengirim video selfie Instagram juga mungkin akan mendapat tanggapan negatif dari pengguna mereka yang ingin tetap anonim.