Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dijadwalkan mulai beroperasi pada 2022 mendatang. Menyongsong masa operasional, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mulai memperkenalkan jenis kereta yang akan digunakan.
KCIC merupakan perusahaan patungan antara konsorsium BUMN, PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan konsorsium perusahaan perkeretaapian China, Beijing Yawan HSR Co.Ltd dengan skema business to business (B2B).
Satu rangkaian kereta (train set) CR400AF EMU terdiri dari 8 cars atau gerbong. Jumlah itu meliputi empat gerbong bermotor dan empat gerbong tanpa motor.
Baca Juga: Menteri BUMN Erick Thohir Minta Pemda Ikut Berpartisipasi Mendukung Program Makmur Pupuk Indonesia
Lebih dari itu, kereta sengaja dirancang khusus memiliki satu dari delapan gerbong bakal disediakan untuk Passenger With Reduce Mobility yang sangat ramah difabel. Terdapat fasilitas kursi penumpang khusus yang dilengkapi dengan tempat menyimpan kursi roda serta toilet yang didesain khusus bagi kemudahan mobilisasi kursi roda.
"Toilet ramah kursi roda ini jarang terdapat pada di dalam kereta, namun kami hadirkan di KCJB. Kami desain khusus agar pengguna kursi roda dapat menggunakan kereta dengan nyaman dan aman," Chandra.
Berikut potret-potret kereta cepat Jakarta-Bandung yang tengah dibangun BUMN.
1. KCJB bakal memakai kereta cepat generasi terbaru bertipe CR400AF electric multiple unit (EMU). Tipe itu merupakan hasil pengembangan pabrikan CRRC Qingdao Sifang.
2. CR400AF juga memiliki lebar 3,36 m dan tinggi 4,05 m dengan panjang kepala kereta 27,2 m dan intermediate kereta 25 m. Dengan kata lain CR400AF memiliki dimensi lebih besar dari tipe sebelumnya.
3. Satu rangkaian kereta CR400AF terdiri dari 8 gerbong (cars) dengan komposisi empat cars bermotor dan empat cars tanpa motor.
4. Memiliki panjang trase 142,3 km yang terbentang dari Jakarta hingga Bandung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung memiliki empat stasiun pemberhentian Halim, Karawang, Padalarang, Tegalluar dengan satu depo yang berlokasi di Tegalluar.
Baca Juga: Ini Alasan Erick Thohir Copot Direksi MIND ID
5. Dengan kecepatan tinggi tersebut, CR400AF Kereta Cepat Indonesia akan menempuh jarak 142,3 km Jakarta – Bandung hanya dalam waktu 36 menit untuk perjalanan langsung, hingga 46 menit dengan kondisi perjalanan berhenti di setiap stasiun.
6. Kereta Cepat Jakarta-Bandung memiliki jarak stasiun Halim ke stasiun Karawang adalah 41,166 km. Sementara jarak antara stasiun Karawang ke stasiun Padalarang adalah 55,55 km. Dan terakhir, jarak antara stasiun Padalarang ke stasiun Tegalluar adalah 45,584 km.
7. Berhenti di tiap stasiun, waktu tempuh dari Halim ke Tegalluar adalah 43 menit. Tiket kereta cepat ini direncanakan berkisar antara Rp 250.000-Rp 350.000. Tiap satu rangkaian kereta cepat ini memiliki 8 gerbong dengan kapasitas 601 penumpang, yang terdiri dari 3 kelas, yaitu VIP (18 penumpang), First Class (28 penumpang), dan Second Class (555 penumpang).