Mengenal Dewi Sri, Tokoh Wayang Jawa Berparas Cantik dan Berwatak Murah Hati hingga Bijaksana

Mengenal Dewi Sri, Tokoh Wayang Jawa Berparas Cantik dan Berwatak Murah Hati hingga Bijaksana

Foto
Wayang Dewi Sri (foto: nahdaqoonita.wordpress.com)

Mengenali setiap tokoh wayang Jawa merupakan salah satu hal yang menarik. Pasalnya, setiap kisah tokoh-tokoh wayang Jawa itu memiliki makna yang dapat dipetik untuk jadi pembelajaran. 

Pada kesempatan ini kita akan membahas salah satu tokoh wayang Jawa bernama Dewi Sri. Bagi kamu yang ingin mengenali tokoh wayang ini, langsung saja simak berikut ini:

Baca Juga: Mengenal Nakula, Tokoh Wayang Jawa Ahli Bermain Pedang dan Berwatak Jujur hingga Belas Kasih

Silsilah Dewi Sri


Dalam pewayangan Jawa, Dewi Sri yang juga sering dinamai Dewi Sulastri merupakan putri sulung dari pasangan Prabu Sri Mahapunggung dan Dewi Danawati. Perlu diketahui, Prabu Sri Mahapunggung merupakan gelar Bathara Srigati, putra Sanghyang Wisnu dengan Dewi Sri Sekar/Sri Widowati yang turun ke Arcapada untuk menjaga kelestarian dunia.

Disebut juga Dewi Sri mempunyai tiga orang adik kandung. Adapun nama dari ketiga adiknya itu ialah, Sadana, Wandu dan Oya.

Baca Juga: Mengenal Bagong, Tokoh Wayang Jawa Suka Njambal Terhadap Orang Lebih Tua

Wujud dan sifat Dewi Sri


Dewi Sri disebut sebagai titisan Bathari Sri Widowati, neneknya. Sosoknya juga digambaran memiliki paras yang sangat cantik.

Selain berparas cantik, Dewi Sri memiliki sifat dan watak yang sangat disukai para pria. Adapun sifat Dewi Sri yakni murah hati, baik budi, sabar dan bijaksana.

Baca Juga: Mengenal Gareng, Tokoh Wayang Jawa Cacat Fisik Namun Berprinsip Membela yang Benar

Kisah Dwi Sri


Dalam pewayangan Jawa, Dewi Sri dikenal sebagai Dewa Padi, sedangkan Sadana sebagai Dewa hasil bumi seperti umbi-umbian, kentang, sayur-sayuran dan buah-buhanan. Oleh karena itu mereka tidak pernah dipisahkan dan keduanya juga disebut sebagai Dewa lambang kemakmuran hasil bumi.

Dalam lakon Sri Sadana diceritakan, bahwa Sadana meloloskan diri pergi dari negara Medangkamulan karena dimarai oleh ayahnya. Dewi Sri setelah mengetahui kepergian adiknya, lalu pergi mencarinya. Setelah melalui berbagai rintangan dan pengalaman pahit karena dalam perjalanan bertemu dengan raksasa

Kalagumarang/Karungkala yang terus menerus mengejarnya. Setelah selamat dari  nafsu jahat Karungkala, akhirnya Dewi Sri dapat bertemu kembali dengan Sadana.

Sebagai Dewa Hasil Bumi, Dewi Sri dan adiknya Sadana diyakini hidup sampai akhir jaman, sebab mempunyai tugas memberikan kemakmuran kepada masyarakat.