Pangeran Mohammed bin Salman merupakan pemilik baru Newcastle United yang merupakan putra mahkota Arab Saudi, memiliki harta tembus Rp 6 kuadriliun.
Salah satu klub sepakbola yang bermain di Premier League, Inggris yang memiliki julukan The Magpies ini, diakusisi oleh Pangeran Mohammed bin Salman dengan mahar sekitar 300 juta poundsterling atau sekitar Rp5,8 triliun dari tangan Mike Ashley.
Ketua Public Investment Fund
Putra mahkota Arab Saudi itu, diketahui juga mendanai sebuah perusahaan game melalui konsorsium Public Investment Fund (PIF) ke tiga perusahaan game di Amerika Serikat selama 2020 sebanyak USD 3 miliar.
Perusahaan game itu adalah Activison Blizzard, Electronic Arts, dan Take-Two Interactive Software.
Menariknya, dalam sebuah pengakuan pemilik baru Newcastle United, dirinya adalah generasi pertama dari kerajaan Arab Saudi yang memainkan game, dengan game favorit Call of Dutty dari Activison Blizzard.
Mengurangi dari ketergantungan minyak
Menjadi pemilik klub sepakbola yang bermain di Premier League, Inggris yang memiliki julukan The Magpies hingga mendanai sejumlah perusahaan game asal AS ini, dikatakan oleh Pangeran Mohammed bin Salman, untuk mendiversifikasi bisnis Arab Saudi dan mengurangi dari ketergantungan minyak.
Newcastle United klub sultan baru
Dengan hadirnya Pangeran Mohammed bin Salman sebagai pemilik baru Newcastle United, membuat klub sepakbola satu ini menjadi klub sultan baru di Premier League, Inggris.
Setelah Sheikh Mansour sang pemilik Manchester City.