Awal Mula Irjen Napoleon Bonaparte Akan Dipindahkan ke LP Cipinang, Usai Aniaya M Kace dan Mengancam akan Membunuh Tommy Sumardi

Awal Mula Irjen Napoleon Bonaparte Akan Dipindahkan ke LP Cipinang, Usai Aniaya M Kace dan Mengancam akan Membunuh Tommy Sumardi

Foto
Irjen Napoleon Bonaparte Akan Dipindahkan ke LP Cipinang. foto: Twitter

Irjen Napoleon Bonaparte akan dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Cipinang (LP Cipinang) akibat telah melakukan penganiayaan kepada Muhammad Kace juga telah mengancam akan membunuh Tommy Sumardi. Berikut awal mulanya.

Ungkapan ini dikatakan oleh Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, dalam sebuah keterangan pada Jumat, 8 Oktober 2021, yang merencanakan pemindahan Irjen Napoleon dari Rutan Mabes Polri ke LP Cipinang, lantaran yang bersangkutan telah berulah.

Baca Juga:  Awal Mula Irjen Napoleon Ancam Bunuh Tommy Sumardi, Usai Berikan Keterangan dalam Kasus Red Notice Djoko Tjandra


Untuk itu, Kabareskrim Polri mengatakan, pihaknya melalui Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dirtipidkor) Bareskrim Brigjen Djoko Purwanto, tengah melakukan koordinasi untuk memindahkan Irjen Napoleon ke LP Cipinang.

Pelaku penganiayaan Muhammad Kace


Tepat tanggal 26 Agustus 2021, Irjen Napoleon Bonaparte telah melakukan penganiayaan kepada Muhammad Kace yang merupakan tersangka kasus penistaan agama dan melumurinya dengan kotoran manusia.

Baca Juga:  Ini Cara Irjen Napoleon Pukul M Kece, Tukar Gembok Hingga Menyelinap Masuk ke Sel

Parahnya, penganiayaan itu dilakukan oleh Irjen Napoleon saat tersangka penistaan agama itu pertama kali mendekam di Mabes Polri.  Saat aniaya Muhammad Kace, Irjen Napoleon juga memukulnya hingga lebam.

Ancaman pembunuhan


Korban selanjutnya adalah Tommy Sumardi yang tengah mendekam di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga:  Profil dan Biodata Irjen Napoleon Bonaparte, Jendral Bintang Dua yang Diduga Aniaya Muhammad Kece

Tersangka red notice Djoko Tjandra itu, diancam akan dibunuh oleh Irjen Napoleon Bonaparte dan dianggap sebagai biang keladi tertangkapnya salah satu anggota Polri itu.