Mengenal Sosok Abdul Datuk Abdul Al Halim, Dulu Anak Tukang Kebun, Kini Hidup Mewah Bisa Beli Mobil Mercy

Mengenal Sosok Abdul Datuk Abdul Al Halim, Dulu Anak Tukang Kebun, Kini Hidup Mewah Bisa Beli Mobil Mercy

Foto
Abdul Datuk Abdul Al Halim, Dulu Anak Tukang Kebun, Kini Hidup Mewah Bisa Beli Mobil Mercy (Foto: Instagram)

Abdul Datuk Abdul Al Halim Mohd Al Fadzil atau yang dikenal sebagai Alha Alfa merupakan pengusaha kosmetik sekaligus makeup artist asal Malaysia. Alha dulu sering dituduh mencuri saat datang ke rumah orang. Kini ia sudah bisa memberikan ibunya hadiah mobil mercy.

Dari keluarga sederhana


Alha menceritakan bahwa dirinya bukan berasal dari orang berada. Dulunya, ayahnya hanya bekerja sebagai tukang kebun yang berpenghasilan Rp. 1,7 juta per bulan. Penghasilan tersebut dipakai ayah Alha untuk menghidupi istri dan keempat anaknya. 

Baca juga: Mengenal Sosok Sarah Talbi, Wanita Tanpa Tangan Mampu Mengurus Anaknya

Keluarga Alha dituduh pencuri


Keluarga Alha kerap dituduh sebagai pencuri bila ada yang kehilangan barang. Tak jarang juga keluarga Alha mendapat hinaan dari orang sekitar.

“Kalau pergi ke rumah orang dan ada sesuatu yang hilang, keluarga kami yang dituduh mencuri,” ucap Alha.

Memiliki brand kosmetik dan sukses


Alha memiliki brand kosmetik. Brand makeup-nya sudah dikenal banyak orang khususnya di Negara Jiran dengan nama ‘Alha Alfa Cosmetics’. 

Pria yang akrab disapa Alha ini sukses menjalankan bisnisnya. Melalui akun Instagram pribadinya @alhaalfa, terlihat Alha dikelilingi barang mewah dan memberikan hadiah mobil mewah Mercedes-Benz kepada sang ibu, karena mobil tersebut impian ibunya.

Baca juga: Mengenal Sosok Faiz Kho, Anak Berkebutuhan Khusus yang Diproduseri Rowman Ungu

Cerita kesuksesannya


Berangkat dari masa lalu yang pahit, Alha berusaha bangkit dan usahanya tersebut tak mengkhianati, mengingat dirinya kini sudah menjadi orang yang berhasil. Bahkan, ia mampu membahagiakan orang tuanya dengan barang-barang mewah.

“Saat ingat itu memang sedih, tapi situasi itulah yang membuat saya bertekad untuk berhasil dalam hidup demi membantu keluarga dan tak ada lagi yang menghina dan menuduh kami sebagai pencuri,” ujar Alha.

Alha tidak pernah melupakan perjuangan orang tuanya yang harus menjual gelang emas pernikahan demi membiayai kuliahnya. Padahal gelang emas itu merupakan hadiah satu-satunya yang diberikan ayahnya kepada sang ibu. 

Begitu juga dengan ayahnya yang selalu bekerja keras dan tak pernah mengeluh. 

Menurut Alha, berbakti kepada orang tuanya, merupakan kunci kesuksesannnya. Jika ingin menjadi orang berhasil, berbaktilah kepada orang tua.