Menteri BUMN Erick Thohir dorong perusahaan rintisan di Indonesia atau startup lokal bisa terus berkembang. Erick siap mendukung startup lokal berkembang jadi future unicorn.
Erick melihat beberapa startup lokal banyak mendapat modal pengembangan usaha dari perusahaan asing. Erick menilai hal ini perlu ditangkap sebagai peluang dan tantangan bagi perusahaan BUMN untuk ikut dalam pengembangan startup lokal.
Baca juga: Erick Thohir Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Pertanian Rakyat, Program Makmur Sejahterakan Petani
Erick Thohir Petakan Startup Lokal Potensial
Menteri BUMN yang dekat dengan kalangan muda milenial tersebut melihat tidak ada yang salah dengan modal asing. Namun merasa perusahaan BUMN juga turut andil. Sebab itu Erick coba memetakan beberapa perusahaan rintisan lokal mana yang berpotensi menjadi future unicorn untuk disupport oleh perusahaan BUMN.
"Selama ini banyak unicorn itu dananya dari asing semua, kenapa, ya bukan salah asingnya, salah kitanya. Maka kita coba list siapa yang future unicorn, founder-nya orang Indonesia tapi pembiayaan terbesar nya juga dari Indonesia. Kita mapping dalam 2 mingguan ini," ungkap Erick Thohir dalam acara Bali Digitalpreneur Meetup di Kampus STMIK Primakara, Denpasar, Bali, Minggu 19 September 2021.
Siap Dukung dengan Berinvestasi
Erick menegaskan siap mendukung secara besar-besaran, mendorong penuh startup lokal yang sedang merintis di Indonesia agar bisa terus berkembang. Erick siap beri dukungan dengan pendanaan atau permodalan untuk startup lokal yang potensial.
"Kita akan support besar-besaran startup di Indonesia dengan kekuatan investasi," beber Menteri BUMN Erick Thohir.
Baca juga: Awal Mula Erick Thohir Ingin Jembrana Jadi Lumbung Pangan Bali, Sebut Jadi Kekuatan Ekonomi
Rencana dan Pemetaan telah Disiapkan
Sebelumnya telah merancang program pendanaan untuk mendorong pertumbuhan perusahaan rintisan atau startup lokal jadi unicorn masa depan. Erick mengarahkan beberapa perusahaan besar BUMN untuk berinvestasi dengan target jangka panjang.
"Saya dengar beberapa BUMN tertarik dengan equity financing seperti ini, tapi saya review karena saya tidak mau jadi isu baru, semuanya berinvestasi kejar return tapi tanpa fondasi," kata Erick Thohir di Jakarta 30 Juni 2021.
Erick sebelumnya masih coba mempelajari kemungkinan BUMN membantu pendanaan terhadap perusahaan rintisan melalui equity financing atau investasi. Hal ini sebagai upaya pemerintah agar investasi tepat sasaran kepada perusahaan rintisan yang bisa menjadi future unicorn Indonesia.
"Kami mendukung adanya ekosistem antara BUMN bersama swasta atau BUMN dengan perusahaan rintisan," tambah Erick.