Ini Penghasilan Selebgram RR saat Live Bugil di Aplikasi Mango Live Selama 9 Bulan

Ini Penghasilan Selebgram RR saat Live Bugil di Aplikasi Mango Live Selama 9 Bulan

Foto
RR, Selebgram Asal Bali Ditangkap Polisi (foto: jpnn.com)

Seorang selebgram cantik asal Bali diciduk polisi akibat melakukan live bugil dari aplikasi Mango Live. Dirinya diamankan di sebuah apartemen di Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan pada Jumat (17/9).

Menurut hasil interogasi polisi, selebgram asal Bali berinisial RR itu mengakui sudah 9 bulan bekerja live di aplikasi Mango Live. Dari live itu, RR meraup hasil Rp 1,5 juta, dan tiap bulannya, berkisar sampai Rp 30 juta.

Baca Juga: Ini Sosok Selebgram Bali yang Live Bugil di Aplikasi Mango Live, Ditangkap Polisi di Apartemen Mewah

Kronologi penangkapan RR

Diberitakan sebelumnya, Penangkapan RR bermula adanya masyarakat yang melapor bahwa RR sering melakukan live tarian bugil. RR juga dikenal dengan sebutan "bintang live" di aplikasi Mango ini tidak malu-malu menunjukan kelaminnya. 

Masyarakat yang melihat aksinya, mengaku resah karena warganet yang menonton aksi liar selebgram RR secara live berasal dari berbagai kalangan. Atas akibat itulah warga melaporkan selebgram yang memiliki ribuan follower itu.

Baca Juga: Ini Video Detik-detik Kapal Penyebrangan ke Pulau Nusakambangan Terbalik dan Tenggelam, Penyelamatan Dramatis

Anggota Subnit IV Satreskrim Polresta Denpasar yang mendapat laporan itu langsung melakukan penyelidikan. Bekerjasama dengan tim cyber Polda Bali, lokasi tempat tinggal selebgram RR akhirnya diketahui.


Polisi langsung bergerak dan menangkap RR di apartemennya di kawasan Taman Pancing, Denpasar Selatan, Jumat (17/9) pagi. RR diamankan saat baru bangun dari tidurnya, pada saat itu RR mengenakan baju kaos putih dan hanya mengenakan celana dalam. 

Baca juga: Ini Nama Akun Selebgram RR Bali Bugil di Aplikasi Mango Live, Berisi Konten Pornografi

RR kemudian digelandang untuk dimintai keterangan di Mapolresta Denpasar. “Masih didalami keterangannya oleh penyidik Reskrim,” pungkas Iptu Ketut Sukadi.