Ini Bahayanya Seks Anal Menurut Islam, Haram dan Bisa Mendatangkan Penyakit Infeksi

Ini Bahayanya Seks Anal Menurut Islam, Haram dan Bisa Mendatangkan Penyakit Infeksi

Foto
Ilustrasi Berhubungan (Sumber Foto: (Sumber: Int)


Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan pengakuan seorang wanita Marlina Octora Kawuwung. Perempuan itu mengaku sebagai istri siri dari mantan mertua Salmafina.

Marlina Octoria Kawuwung mengaku telah melangsungkan pernikahan secara siri dengan Mansyardin Malik satu hari sebelum Idul Adha tahun 2021. Tepatnya pada tanggal 19 Juli 2021, keduanya melangsungkan pernikahan di apartemen Green Menteng, Jakarta.

Namun yang mengejutkan netizen, baru berjalan sekitar dua bulan, Marlina Octoria justru diketahui ingin bercerai dengan Mansyardin Malik. Bahkan Marlina Octoria Kawuwung mengaku bahwa Mansyardin Malik diduga melakukan penyimpangan seksual lewat anal sehingga menyebabkan Marlina Octoria Kawuwung cedera.

Seperti diketahui bahwa Seks anal bisa memicu brbagai risiko penyakit, yang bahkan mengancam nyawa kita. Berikut bahaya seks anal bagi kesehatan.

Baca Juga: Profil dan Biodata Marlina Octoria, Istri Siri Ayah Taqy Malik Ternyata Model Majalah Dewasa

Seks Anal Haram Bagi Islam

Islam tidak melarang sepasang suami istri melakukan berbagai gaya atau posisi ketika berhubungan intim, asalkan tetap berada dan menuju ke tempat yang benar.

Allah SWT berfirman,

“Istri-istrimu adalah (laksana) tanah tempat bercocok tanam bagimu, maka datangilah tanah tempat bercocok tanam-mu itu sebagaimana saja yang engkau kehendaki," (QS. Al Baqarah : 223).

Selain itu, Imam Nawawi juga menjelaskan bahwa pada ayat tersebut diperbolehkan berhubungan intim atau menyetubuhi istri dari arah dan posisi apapun, misalnya dari arah depan maupun belakang, dengan posisi telungkup atau menindih, tetapi tidak diperbolehkan menyetubuhi istri melalui dubur (anal sex).

Bisa Mendatangkan Penyakit Infeksi

Anus memiliki sel-sel yang lebih sedikit untuk membuat pelumas alami. Selain itu, lapisan rektum juga lebih tipis dari pada vagina. Faktor tersebut dapat meningkatkan risiko robekan di anus dan rektum.

Selain itu, tinja yang secara alami mengandung bakteri melewati rektum dan anus saat keluar dari tubuh. Bakteri tersebut berpotensi menyerang kulit melalui robekan tersebut. Hal ini bisa meningkatkan risiko abses anus atau infeksi kulit bagian dalam.

Baca Juga: Fakta Lengkap Mansyardin Malik, Ayah Taqy Malik diduga Paksa Istri Seks Anal Saat Haid

Meningkatkan Risiko Infeksi Menular Seksual

Tak hanya memicu infeksi bakteri, seks anal juga bisa memicu infeksi menular seksual, seperti klamidia,gonore, hepatitis, HIV, dan herpes. Hal ini terjadi karena risiko robek akibat seks anal yang tinggi juga memicu penyebaran infeksi menular seksual.

Seks anal adalah perilaku seksual berisiko tertinggi untuk penularan HIV dibandingkan dengan praktiks seksual lain, seperti seks vaginal atau oral. Bahkan, risikonya lebih tinggi hingga 13 kali.

Memperparah Kondisi Wasir

Wasir adalah area pembuluh darah di dalam dan di luar rektum yang dapat menyebabkan rasa gatal, pendarahan ringan, dan terkadang nyeri. Bagi orang yang sudah mengalami wasir, seks anal bisa memperparah kondisi yang sudah ada. Akan tetapi, seks anal tidak bisa menyebabkan wasir.

Baca Juga: Ini Kata Komnas Perempuan Soal Ayah Taqy Malik Paksa Istri Seks Anal Hingga Alami Cedera

Meningkatkan Risiko Fistula

Dalam kasus yang sangat jarang, ada kemungkinan robekan pada lapisan anus atau rektum bisa membesar. Terkadang, kondisi ini bisamemicu fistula atau terbentuknya celah kecil pada area sekitar anus hingga usus. Fistula bisa memicu berbagai kondisi medis serius karena bisa menyebabkan bakteri menyebar ke berbagai area tubuh.