Jumlah kekayaan KSAD Andika Perkasa yang merupakan calon kuat Panglima TNI menjadi perhatian publik. Sebab, total kekayaan Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD tersebut mencapai Rp 179 miliar.
Tidak hanya itu, pria yang lahir di Bandung, 21 Desember 1964 yang beragama Islam sekaligus merupakan seorang menantu dari mantan Kepala Badan Intelijen Nasional atau BIN AM Hendropriyono, digadang-gadang oleh banyak kalangan akan menggantikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan pensiun pada tahun 2021.
Berikut rincian kekayaan KSAD Andika Perkasa yang merupakan calon kuat Panglima TNI menggantikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN yang dilaporkan oleh calon kuat Panglima TNI ini pada 20 Juni 2021, KSAD Andika Perkasa mempunyai sejumlah harta kekayaan berupa:
1. Tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Sleman, Surabaya, Lampung, hingga Amerika Serikat dan Australia senilai Rp 38.164.250.000.
2. Sebuah mobil Land Rover Sport 3.0 V6 keluaran 2014 senilai Rp 800 juta.
3. Kemudian, menantu mantan Kepala BIN AM Hendropriyono itu memiliki sebuah mobil Mercedes Benz Sprinter 315 keluaran tahun 2018 senilai Rp 1,8 miliar.
4. Sejumlah harta tak bergerak senilai Rp 10,1 miliar
5. Berbagai surat berharga senilai Rp 2.146.000.000
6. Terakhir, calon kuat Panglima TNI ini mempunyai kas dan setara kas senilai Rp 126.985.922.019
Jadi paling kaya
Dengan jumlah kekayaan mencapai Rp 179 miliar, KSAD Andika Perkasa menjadi calon Panglima TNI pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto paling kaya dari kandidat lainnya.
Baca Juga: KSAD Andika Perkasa Beberkan soal Kelamin Bintang Voli Aprilia Manganang, Laki-Laki Sejati
Yakni Kepala Staf Angkatan Laut, Yudo Margono yang hanya memiliki total kekayaan Rp 11.364.872.854 dan Kepala Staf Angkatan Udara Fadjar Prasetyo yang hanya memiliki total kekayaan sebanyak Rp 12.173.843.169.
Khawatir dengan prajurit TNI
Dalam sebuah kesempatan, KSAD Andika Perkasa mengaku sangat khawatir dengan keadaan prajurit TNI yang mudah terserang penyakit.
Sebagai contoh, Kepala Staf Angkatan Darat ini mengatakan, tahun 2020 sebanyak 539 prajurit TNI AD meninggal dunia karena berbagai penyakit. Mulai gagal ginjal hingga diabetes.
Rekam Jejak KSAD Andika Perkasa
KSAD Andika Perkasa lahir di Bandung 21 Desember 1964 dan merupakan menantu dari AM Hendropriyono yang merupakan mantan Kepala Badan Intelijen Nasional atau BIN menghabiskan waktunya sebagai seorang prajurit TNI AD.
Dalam kurun waktu 2003 hingga 2011, pria yang kini berusia 57 tahun itu menempuh pendidikan militer di Amerika Serikat.
Peraih gelar S1 Jurusan Ekonomi di sebuah universitas negeri di Indonesia ini, melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di The George Washington University, National Defense University, serta Harvard University.
Dalam bidang militer, Andika Perkasa lulus dari Akademi Militer tahun 1987 dan menjadi Dansub Tim 2 Dasemen 81 Kopassus pada tahun 1991.
Tepat tahun 2002, calon Panglima TNI favorit Fadli Zon ini menjadi Dayon 32 Grup 3 atau Sandha Kopassus. Pada tahun 2016 Andika sapaan KSAD Andika Perkasa menjadi pengawal Presiden Jokowi sebelum akhirnya diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD menggantikan Jendral TNI Mulyono.