Cerita Mistis Buaya Kuning di Kaltim, Dipercaya Pelingdung Bagi Suku Dayak Tanjung

Cerita Mistis Buaya Kuning di Kaltim, Dipercaya Pelingdung Bagi Suku Dayak Tanjung

Ekel Suranta Sembiring
2021-07-28 02:31:38
Cerita Mistis Buaya Kuning di Kaltim, Dipercaya Pelingdung Bagi Suku Dayak Tanjung
Ilustrasi Buaya Kuning Pelingdung Bagi Suku Dayak Tanjung (foto: wallpaperbetter.com)

Di Kalimanta Timur (Kaltim) ada sebuah cerita mistis tentang buaya kuning yang melegenda. Buaya kuning itu dipercaya sebagai buaya gaib pelindung suku Dayak Tanjung.

Ceritanya, pada dahulu kala masyarakat suku Dayak kerap berperang atar suku memperebutkan wilayah hingga tanah ladang. Mereka hidup di sepanjang alur Sungai Enggelam yang bermuara ke Danau Melintang akibat perang dan penaklukan wilayah.

Baca Juga: Cerita Mistis di Kolam Pemandian Taman Sari Probolinggo, Konon Tempat Mandi Bidadari hingga Banyak Orang Selamatan

Setelah membangun permukiman yang sekarang menjadi Desa Enggelam, warga tetap cemas. Upaya membangun pertahanan dengan memasang titik pemantau di setiap sisi sungai tetap dilakukan.

Namun para penyerang tak kunjung datang lagi sehingga desa tersebut telah aman. Hal ini dipercaya berkat dari buaya kuning yang dipercaya menjaga kampung mereka. Buaya ini tidak bisa dikalahkan oleh para penyerang itu. 

Baca Juga: Cerita Mistis Om Hao, Ungkap Ada Mantra Memanggil Lelembut di Buka Kisah Tanah Jawa

Lokasi buaya kuning berada di salah satu sudut sungai dan lokasi tersebut dinamai Batu Berhala. Lokasinya seolah menjadi gerbang masuk ke desa. Dahulu sejumlah warga kerap melihat kemunculan buaya ini, meski beberapa tidak mempercayainya.

Baca Juga: Cerita Mistis Angel Lelga, Mengaku Pernah Disantet hingga Muntah Kain Kafan

Hingga saat ini masih ada juga warga yang ingin membangun usaha bermohon kepada buaya tersebut dengan membawa sesuatu seperti makanan. Permohonan harus disertai dengan nazar, jika berhasil, harus kembali memberikan sesuatu.

Namun keyakinan itu sudah mulai pudar karena adanya keyakinan agama yang dipercayai. Beberapa yang masih berkunjung hanya orang-orang tua saja.


Share :

HEADLINE  

Dari Indonesia ke Asia, Estetika Retro Ardhira Putra Jadi Sorotan

 by Miftakhul Hasanah

February 06, 2026 16:30:00


Mengenal Theresia Agustina Sitompul, Seniman Partisipan Art for Sumatra

 by Miftakhul Hasanah

February 06, 2026 13:15:20


Howard Smith x Muklay, Saat Kecepatan Bertemu Ekspresi Seni

 by Miftakhul Hasanah

January 29, 2026 22:15:00


Ranbir Sidhu Ubah Logam Jadi Instalasi Raksasa di Museum

 by Miftakhul Hasanah

January 26, 2026 11:16:05