Bank BNI Bagikan Tips dan Cara Agar Terhindar dari Investasi Bodong

Bank BNI Bagikan Tips dan Cara Agar Terhindar dari Investasi Bodong

Foto
Ilustrasi investasi

Investasi mulai diminati oleh masyarakat Indonesia. Berikut correcto sajikan tips dan cara yang dibagikan Bank BNI agar masyarakat bisa aman berinvestasi dan dari terhindar investasi bodong.  

Investasi merupakan kegiatan penanaman modal dalam bentuk uang atau aset berharga ke dalam bentuk bentuk dan atau diserahkan kepada suatu lembaga untuk dikelola. Kegiatan tersebut diharapkan bisa memberi keuntungan kepada penanam modal dalam jangka waktu yang telah disepakati.

Baca juga: Masyarakat Lampung Beri Gelar Raden Bangsawan ke Erick Thohir 


Kegiatan investasi yang menjanjikan ini mulai dilirik masyarakat. Namun hal tersebut juga telah melahirkan beberapa lembaga atau perusahaan investasi yang tidak bertanggung jawab dengan menawarkan investasi bodong. 

Berikut correcto sajikan tips dan cara yang dibagikan Bank BNI agar masyarakat terhindar dari investasi bodong yang tampak menggiurkan padahal sangat membahayakan.     

1. Identifikasi Jenis Penawaran

Identifikasi jenis penawaran investasi adalah hal penting pertama yang harus dilakukan. Hal ini untuk mengetahui lebih detail investasi yang ditawarkan apakah investasi real seperti properti, perkebunan, emas, atau saham. 

2. Cek Pengelola Investasi

Tahapan selanjutnya adalah mengenai pengelola investasi. Calon investor atau penanam modal harus tahu betul lembaga yang akan mengelola modal yang diberikan. Lebih jauh lagi, investor harus memastikan bahwa lembaga tersebut diawasi dan telah terdaftar secara resmi di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). 

3. Pastikan Return yang Wajar 

Masyarakat yang ingin berinvestasi jangan tergiur dengan imbalan investasi besar yang dijanjikan. Prinsipnya semakin tinggi keuntungan yang dijanjikan, maka semakin tinggi pula resiko yang dihasilkan.


Baca juga: Erick Thohir Beri Kesempatan Pesantren Buka Usaha Pertashop, LPG hingga ATM BRI Link 

4. Pahami Modus Penipuan 

Calon investor harus bisa membaca potensi penipuan dengan melihat pada hasil yang dijanjikan. Jika nilai hasil investasi lebih besar 3-4 kali lipat dari deposito maka patut dicurigai. Bisa jadi, ada rencana penipuan di balik tawaran investasi yang menggiurkan.  

5. Cek Regulasi 

Langkah terakhir adalah melakukan cek regulasi investasi yang telah ditetapkan OJK. Investasi yang akan diberikan dan dikelola harus terpantau secara transparan oleh OJK. Investasi harus disepakati di atas landasan hukum yang jelas. 

Itu tadi tips dan cara dari Bank BNI agar masyarakat bisa berinvestasi secara tepat. Semoga tips dan cara yang diuraikan di atas bisa bermanfaat, menghindarkan masyarakat dari investasi bodong.