Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, akan memberikan kesempatan kepada pesantren untuk membuka Pertashop, LPG hingga ATM BRI Link melalui program 5000 pertashop dengan pondok pesantren.
Pernyataan tersebut, disampaikan oleh Erick Thohir sendiri saat kunjungan kerja dengan Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan di Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Lampung, Jumat 18 Juni 2021.
Selain Lampung, kata Erick Thohir, Kementerian BUMN dalam prorgam tersebut juga akan bekerja sama dengan berbagai pondok pesantren di seluruh Sumatera.
Sekedar informasi, hingga saat ini sudah ada 1.200 pondok pesantren yang telah mendaftarkan diri dan mengajukan untuk membuka usaha Pertashop, LPG hingga ATM BRI Link yang mempunyai berbagai manfaat dan kemudahan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar pondok pesantren tersebut.
Sumber Pendanaan
Soal sumber pendanaan, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, akan menyalurkan dana tersebut melalui Bank Syariah Indonesia atau BSI.
Hal yang paling terpenting dalam hal ini adalah, kata Erick, semua pondok pesantren siap bekerja dalam membuka usaha Pertashop, LPG hingga ATM BRI Link.
"Pesantren siap kerja," ujarnya.
Tentu saja, dalam pendirian usaha Pertashop mini memerlukan sejumlah syarat. Salah satunya harus berjarak minimal Rp 5 KM dari SPBU terdekat.