Baru-baru ini sebuah video memperlihatkan Satpol PP Kota Jambi memukul kepala seorang warga viral di media sosial, namun Kasat Pol PP Kota Jambi, Mustari Affandi mengatakan anggotanya hanya memegang punggung. Kini seorang pria yang diduga dipukul anggota Satpol PP itu memberikan pengakuan.
Dilihat dari video yang beredar, pria itu mengaku saat dirinya terjaring razia oleh Satpol PP itu tidak sedang minum minuman keras. Bahkan, dirinya mengaku dipukul pada saat diamankan Satpol PP.
Baca Juga: Viral Video Satpol PP Kota Jambi Pukul Kepala Warga, Kasat Mengaku Hanya Pegang Punggung
Dalam video itu juga terlihat beberapa bagian tubuh mengalami lembam dan luka diduga karena dibanting pada saat dalam mobil menuju kantor Satpol PP.
Ia juga mengatakan, sesampainya di kantor Satpol PP dia dipukul dibagian bibir sampai berdarah. Saat dia dimasukkan ke dalam Sel, dia ditantang berduel oleh Satpol PP.
Baca Juga: Cerita Haru Sorang Istri Korban Pemerkosaan oleh Mantan Bos Suami di Bengkulu
Saat dirinya terjaring razia mengaku lupa memakai masker pada saat kejadian.
Sebelumnya, sebuah video memperlihatkan seorang pria kepalanya dipukul Satpol PP Kota Jambi viral di media sosial. Namun, Kasat Pol PP Kota Jambi, Mustari Affandi mengatakan, video yang viral itu sengaja disebarluaskan untuk mencari kesalahan.
Baca Juga: Viral Video Siswa SD Pakai Kereta Gantung Menyeberangi Sungai untuk Pergi Sekolah, KPAI Cari Lokasi
Bahkan, Affandi mengatakan anggotanya tidak ada memukul pria itu melainkan hanya memegang punggung.
“Tidak ada pemukulan, anggota pegang punggung, meminta remaja tersebut untuk cepat masuk. Kami punya rekaman kami sendiri. Video viral itu hanya direkam dari jauh,” ungkapnya.