Detik-detik sebuah kapal “hantu” atau kapal tanpa nama, dikejar oleh personel kepolisian menggunakan helikopter.
Kapal hantu seperti ini diketahui biasa dipakai untuk penyelundupan barang terlarang dan ilegal.
Aksi Direktorat Polairud Polda Bangka Belitung mengejar kapal hantu ini viral di media sosial dan terjadi di perairan Muntok, Bangka Belitung.
Pengejaran kapal hantu itu menggunakan Helikopter BKO Korpolairud Baharkam Polri. Wadir Polairud bersama Iptu Asmadi, Capt Heli AKP Ali Harahap dan Co-pilot
Meski polisi mengeluarkan tembakan peringatan, speedboat itu tak menggubrisnya dan malah terus melaju kencang. Diduga untuk menghindari tembakan polisi, nahkoda kapal bahkan sempat melakukan manuver.
Dalam aksi kejar-kejaran itu, polisi mencoba menembak bagian mesin kapal, tetapi meleset.
Disislain kapal hantu ini diketahui kabur dan terlihat menerobos serta bersembunyi di kawasan hutan bakau.
Kapal itu terjebak di sana karena air laut sedang surut. Saat ditemukan, nahkoda dan awak kapal telah melarikan diri.
"Kapal ditemukan dan personel turun tali dari helikopter untuk melakukan pengamanan kapal. Namun, nakhoda dan awak kapal terlanjur kabur," beber Maladi dalam keterangan tertulisnya.
Kapolda Bangka Belitung mengatakan polisi tangkap kapal dan hanya menemukan sejumlah muatan berisikan bahan bakar kapal.
Pengejaran kapal itu bermula dari diterimanya informasi dari nelayan sekitar pukul 06.30 WIB soal adanya aktivitas kapal tanpa nama melintas di perairan Mentok dengan kecepatan tinggi yang diduga membawa muatan ilegal.
Namun ketika personel polisi memasuki kapal, di dalamnya hanya ditemukan jeriken yang diduga sebagai tempat bahan bakar. Maladi menyampaikan, kepolisian tengah mengembangkan kasus penemuan kapal ini.
Selama setahun terakhir, sambung Maladi, polisi Bangka Belitung telah melakukan tindakan pencegatan kapal “hantu” menggunakan helikopter sebanyak dua kali, termasuk kasus terbaru ini.