Fakta-fakta Menarik Seluruh Gerai Giant di Indonesia Ditutup Akhir Juli 2021

Fakta-fakta Menarik Seluruh Gerai Giant di Indonesia Ditutup Akhir Juli 2021

Yuli Nopiyanti
2021-05-26 09:34:13
Fakta-fakta Menarik Seluruh Gerai Giant di Indonesia Ditutup Akhir Juli 2021
Seluruh Gerai Giant di Indonesia Ditutup (Foto: Berbagai Sumber)

Baru-baru ini tengah ramai dengan kabar penutupan gerai Giant yang menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Pasalnya PT Hero Supermarket Tbk (HERO) akan menutup seluruh gerai Giant di Indonesia pada akhir Juli 2021. Hal ini seiring beralihnya konsumen Indonesia dari format hypermarket dan terjadi di pasar global.

Hal tersebut terungkap melalui sebuah video yang diungkap oleh akun instagram @infojawabarat.

Dalam video tersebut terlihat para karyawan yang tengah mendengarkan informasi yang disampaikan oleh pihak management secara virtual yang menyampaikan bahwa Giant memutuskan untuk menutup seluruh gerainya pada 31 Juli mendatang.

Baca Juga: Ketua DPP PDIP Respons Soal Elektabilitas Ganjar Sebagai Bakal Capres 2024 Lebih Tinggi Dibandingkan Paun Maharani

Para karyawan pun terlihat sedih ketika mendengar keputusan tersebut. Bahkan ada karyawan yang saling berpelukan untuk melepas rasa sedihnya tersebut.

Berikut ini, sejumlah fakta terkait segera ditutupnya gerai Giant di Indonesia dirangkum correcto.id dari berbagai sumber:

1. Gerai Giant ditutup akhir Juli 2021


Semua gerai Giant akan ditutup pada akhir Juli 2021 mendatang. Lima gerai akan diubah menjadi IKEA dan sebagian dipertimbangkan menjadi Hero Supermarket. Sementara sebagian besar gerai lainnya akan ditutup.   

"PT Hero Supermarket juga sedang mempertimbangkan untuk mengubah sejumlah gerai Giant menjadi gerai Hero Supermarket," kata Patrik.

2. Ini Alasan penutupan semua Gerai Giant 


Keputusan perseroan menutup semua gerai Giant adalah supaya bisa terus beradaptasi terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah. Selain itu, lantaran popularitas hypermarket telah menurun.

"Seperti bisnis mumpuni lainnya, kami terus beradaptasi terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah, termasuk menurunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia," tutur Patrik.

Kendati demikian, dia menambahkan, penutupan gerai Giant merupakan keputusan yang sulit. Namun harus diambil lantaran menyangkut kepentingan jangka panjang PT Hero Supermarket dan para karyawan yang berada di bawah naungan perusahaan.

3. Usai semua Gerai Giant ditutup ini Nasib karyawan 


Terkait nasib karyawan Giant, Patrik mengatakan, akan menyelesaikan masalah ini dengan baik. Begitu juga dengan para mitra bisnisnya.  

"Proses komunikasi dengan seluruh karyawan yang terdampak oleh perubahan ini akan berjalan baik, serta proses yang adil bagi seluruh mitra bisnis," ujarnya.

Baca Juga: Fakta-fakta Pria di Kalsel Potong Kemaluannya Sendiri, Ngaku Dapat Bisikan Gaib

4. Hero Group akan Fokus kembangkan IKEA 


Hero Group ke depan akan fokus mengembangkan IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket. Ketiganya dianggap memiliki potensi yang lebih baik. 

Patrik meyakini sektor peralatan rumah tangga, kesehatan, kecantikan, dan keperluan sehari-hari untuk kelas atas punya prospek menjanjikan. 

Karena itu, perseroan dalam waktu dua tahun akan melipat empat kali lipat jumlah gerai IKEA dibanding 2020 dan membuka gerai Guardian baru sampai penghujung 2022. 


Share :