Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam atau Ketum HMI, Raihan Ariatama mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.
Bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar sendiri terjadi pada Minggu 28 Maret 2021 pukul 10.30 Wita.
Baca Juga: Kilang Pertamina Balongan Indramayu Kebakaran, Keadaan Sudah Normal Meski Api Belum Padam
Dalam keteranganya, Ketua HMI Periode 2021-2023 ini menyebutkan insiden bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar tersebut bertentangan dengan nurani dan kemanusiaan.
Raihan sapaan Ketum HMI ini mendukung sepenuhnya upaya pengusutan secara tuntas untuk mendapatkan otak dari ledakan bom bunuh diri Makassar ini.
Baca Juga: Fakta-Fakta Kilang Pertamina Balongan Indramayu Kebakaran, Diawali Kobaran Api Sebelum Ledakan
Selanjutnya, Raihan juga berharap, jangan sampai terjadi lagi tindakan teror berupa pengeboman di Indonesia.
Kemudian, Ketua Umum HMI hasil Kongres ke XXXI di Surabaya ini mengajak semua elemen di Indonesia untuk menjaga Indonesia agar penuh dengan keharmonisan.
Terakhir, Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI, Raihan Ariatama mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi. Sebab, segala aksi terorisme tidak sesuai dengan nilai keagamaan mana pun.