Cerita Misteri Bayangan Hitam yang 300 Tahun Menghantui Pendaki Pegunungan Santa Lucia California

Cerita Misteri Bayangan Hitam yang 300 Tahun Menghantui Pendaki Pegunungan Santa Lucia California

Foto
Bayangan Hitam yang Menghantui Pegunungan California (foto: Facebook RV Karanth)

Salah satu pegunungan di California bernama Pegunungan Santa Lucia memiliki cerita misteri tentang adanya penampakan bayangan misterius yang dijuluki Dark Watchers selama 300 tahun.

Dilansir dari Oddity Central, sosok raksasa yang bertengger di puncak gunung tersebut pertama kali dilaporkan pada tahun 1700an. Saat itu, orang Spanyol pertama kali datang ke California.

Baca Juga: Cerita Mistis Ararat Lunatic Asylum, Bekas Rumah Sakit Jiwa Dicap Paling Angker di Australia

Merekalah yang sebenarnya menjuluki penampakan itu 'los Vigilantes Oscuros' (pengamat kelam). Namun, para penduduk Anglo-Amerika pertama yang datang setelahnya melaporkan penampakan serupa. Sontak sosok itu menjadi legenda lokal.

Anehnya, Dark Watchers itu masih menunjukkan diri kepada para pendaki di Pegunungan Santa Lucia. Beberapa bahkan telah terekam kamera.

Baca Juga: Cerita Mistis Myrtles Plantation yang Dipercaya Dihuni 12 Roh dan Rumah Paling Berhantu di Amerika Serikat

Redaktur Pelaksana SFGate Katie Dowd baru-baru ini menulis artikel tentang Dark Watchers California, sejarah mereka, serta dugaan eksistensi mereka. Di situ juga ditulis pengalaman penulis Amerika John Steinbeck.

Steinbeck rupanya melihat sendiri penampakan itu, bahkan memasukkannya dalam cerita pendeknya berjudul 'Flight' pada 1938. Cerita itu mengisahkan seorang anak lelaki yang membunuh seorang pria dan terpaksa melarikan diri ke Pegunungan Santa Lucia.

"Saat kamu datang ke pegunungan tinggi, jika melihat para pengamat kelam, hampirilah atau cobalah berbicara dengan mereka," kata ibu karakter utama kepadanya di dalam cerita itu.

Ternyata, keluarga Steinbeck punya pengalaman dengan para Dark Watchers misterius. Ibunya, Olivia, akan membawakan mereka hadiah seperti buah atau bunga, pemberian yang lazim di masyarakat. Sementara itu, putra Steinbeck, Thomas, menjadi rekan penulis untuk sebuah buku tentang sosok misterius tersebut.

Menurut legenda lokal, tak ada yang berhasil melihat Dark Watchers dari dekat. Pasalnya, meski berani mencoba mendekatinya, mereka menghilang secara ajaib.

Namun, tak sedikit pula yang yakin itu hanyalah makhluk khayalan, seperti Bigfoot. Kebanyakan ilmuwan yakin mereka hanya pareidolia atau ilusi optik sederhana. Misalnya, saat melihat awan putih, Anda mulai melihat kemiripan dengan kelinci atau bahkan sosok manusia. Contoh lainnya, Anda melihat wajah di permukaan bulan pada malam hari. Itulah pareidolia yang bagi banyak orang menjadi jawaban atas penampakan Dark Watchers di Santa Lucia.

Ilusi optik alami yang dikenal sebagai hantu Brocken juga menjadi penjelasan lainnya. Istilah itu diambil dari nama Puncak Brocken di Pegunungan Harz, tempat warga lokal juga melaporkan penampakan siluet bayangan. Fenomena itu sebenarnya menjadi inspirasi bagi penulis Lewis Carroll dan Samuel Taylor Coleridge.

Baca Juga: Cerita Mistis Rumah Paling Berhantu di Swedia yang Kini Dikelola Menjadi Penginapan Horor

"Kenyataannya, hantu Brocken terlihat ketika bayangan mirip pendaki muncul di puncak gunung yang berkabut. Jika matahari ada di belakang yang menyaksikannya, kabut mempermainkan bayangan, sehingga terlihat lebih besar dan menakutkan," tulis Katie Dowd dalam artikelnya.

Rupanya, fenomena ini lebih sering terjadi di Pegunungan Harz, di mana sering turun kabut. Bayangan itu dapat terjadi di lereng gunung yang diselimuti kabut saat matahari berada di belakang Anda dan awan berada di bawah Anda. Sosok kelam yang terkadang punya lingkar pelangi di sekitarnya dapat menghilang jika Anda bergerak atau kabut bergeser. Ini menjawab mengapa Dark Watchers biasanya terlihat hanya beberapa saat.