Dengan bulu yang indah ditambah suaranya yang merdu membuat burung peliharaan populer hingga saat ini. Tetapi perlu diketahui bagi orang yang mulai hobi dengan burung, bahwa tidak semua burung peliharaan mudah dirawat.
Nah, bagi kamu yang pemula hobi memelihara burung perlu kamu ketahui beberapa burung peliharaan yang mudah dirawat agar kamu dapat membuat burung tersebut mampu hidup belasan hingga puluhan tahun.
Berikut daftar burung peliharaan mudah dirawat dan cocok bagi pemula:
Baca Juga: Berbagai Jenis Burung Peliharaan Punya Suara Mewah dengan Harga Murah
1. Lovebird
(foto: Pinterest)
Lovebird adalah burung yang cerdas dan penyayang. Beo kecil ini mempunyai paruh besar, bulu yang colorful, dan ekor bulat. Lebih baik pelihara langsung sepasang (jantan-betina) agar tidak kesepian.
Karena termasuk burung yang aktif, siapkan kandang yang agak besar. Jangan lupa sertakan tempat bertengger, wadah makan dan minum, dan area untuk mandi.
Makanannya adalah biji-bijian, buah-buahan (apel, pisang, pir, anggur, dan kiwi), sayuran hijau (bayam, selada air, dan peterseli), hingga jagung rebus. Asupan protein bisa dipenuhi dari kacang-kacangan, seperti hazelnut, kenari, chestnut, dan kacang Brazil.
Dedikasikan beberapa jam dalam sehari untuk berinteraksi dengan lovebird kesayanganmu. Umumnya, rata-rata masa hidup mereka adalah 10-12 tahun, tetapi ada lovebird yang bisa bertahan hingga usia 17 tahun!
2. Merpati
(foto: internet)
Merpati adalah burung lembut yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menyendiri, tetapi juga senang berinteraksi dengan pemiliknya. Merpati cenderung pendiam dan tidak menuntut untuk diperhatikan.
Karena mereka bergerak dengan terbang bolak-balik, merpati membutuhkan kandang yang lebar. Berikan kayu untuk tempatnya bertengger. Sesekali perlu dimandikan dan jemurlah di bawah sinar matahari untuk mencegahnya dari kekurangan vitamin D.
Makanannya beragam, mulai dari biji-bijian, sayuran hijau, buah-buahan, dan sesekali berikan serangga, siput, atau cacing tanah. Jika dirawat dengan benar, mereka bisa hidup hingga usia sepuluh tahun.
Baca Juga: Daftar Burung Peliharaan yang Tidak Berisik Tapi Punya Warna Menarik
3. Kesturi
(foto: wikipedia)
Burung ini mempunyai kepribadian yang ramah, menyenangkan, suka bersosialisasi dengan manusia, dan selalu ingin tahu.
Karena kesturi suka berada dalam kawanan, disarankan untuk memelihara minimal dua ekor atau lebih. Yang menarik, burung pejantan memiliki kemampuan meniru ucapan manusia. Sebagai pembelajar yang cepat, burung ini bisa mengucapkan kata atau frasa sederhana.
Kesturi membutuhkan makanan yang bervariasi, mencakup pelet yang diformulasikan khusus, sayuran segar, buah-buahan, dan biji rumput (grass seeds). Bila dirawat dengan baik, mereka bisa hidup 6-12 tahun.
4. Murai batu
(foto: Burungnya.com)
Bernama latin Copsychus malabaricus, burung pengicau ini habitat aslinya di Asia Tenggara dan Selatan. Spesifiknya, tersebar di India, Nepal, Sri Lanka, hingga Indonesia.
Sebagai burung sangkar, murai batu termasuk low maintenance. Makanannya mudah ditemukan, seperti buah, serangga, dan cacing tanah. Cukup berbeda dengan burung-burung sebelumnya yang rata-rata merupakan pemakan biji-bijian.
Murai batu memiliki kicauan yang merdu, mengeluarkan nada seperti peluit atau seruling, dan terkadang menirukan suara burung lain. Jika dipelihara dengan baik, burung ini bisa bertahan hingga usia tujuh tahun.
5. Kenari
(foto: IDN Times)
Burung ini tidak rewel, cukup penuhi kebutuhan dasarnya seperti kandang yang bersih, makanan dan minuman yang selalu tersedia, serta mainan agar ia tak bosan berada di dalam sangkar.
Burung kenari mempunyai sifat yang ceria, manis, dan menyenangkan. Pejantan memiliki kicauan yang merdu dan nyaring, sementara betina cenderung kalem, ujar laman Be Chewy.
Pastikan untuk memberinya pelet khusus yang diperkaya vitamin dan mineral. Lengkapi dengan sayuran segar seperti wortel, sawi, gambas, dan jagung manis. Tambahkan telur rebus untuk memenuhi kebutuhan proteinnya.
6. Cockatiel
(foto: eBird)
Berkat ukurannya yang kecil, perawatan dan penjinakan cockatiel lebih mudah daripada spesies burung beo lain. Burung endemik asal Australia ini bisa bersiul dan menirukan ucapan, walau kata-katanya sulit dimengerti.
Jangan biarkan cockatiel berada di dalam kandang sepanjang waktu karena ia akan stres. Setidaknya, biarkan ia bermain di luar kandang beberapa jam dalam sehari, laman The Spruce Pets menganjurkan.
Supaya cockatiel milikmu berumur panjang, perhatikan makanannya. Berikan biji-bijian tidak lebih dari 30 persen karena tinggi lemak. Jadikan pelet sebagai makanan utama, lalu kombinasikan dengan buah, sayur, dan protein dari telur rebus, kacang-kacangan, atau daging matang.
Baca Juga: 5 Hewan Unik ini Ternyata Simbol Kebanggaan Suatu Negara Lho, Ada dari Indonesia Juga
7. Finch (pipit)
(foto: Kumparan)
Sebagian besar burung finch lebih suka bersosialisasi dengan sesamanya daripada dengan manusia. Mereka tidak perlu waktu bermain di luar kandang, sehingga kita cukup menyediakan makanan, air, dan rutin membersihkan kandangnya.
Meski mungil, finch memerlukan tempat tinggal yang luas. Laman Lafeber menyarankan untuk menempatkan burung ini di kandang horizontal (bukan vertikal). Jika memelihara sepasang finch, sediakan keranjang anyaman kecil sebagai tempatnya bersarang.
Apa makanan utama burung finch? Berikan 60-70 persen pelet khusus, lalu padukan dengan biji-bijian, sayuran segar, dan buah-buahan. Hindari pemberian buah alpukat dan ganti air minumnya setiap hari, laman Petco mengingatkan.