Sejarah Lengkap Perayaan Cap Go Meh, Penutupan Tahun Baru Imlek

Sejarah Lengkap Perayaan Cap Go Meh, Penutupan Tahun Baru Imlek

Anisa Br Sitepu
2021-02-26 12:33:27
Sejarah Lengkap Perayaan Cap Go Meh, Penutupan Tahun Baru Imlek
Sejarah lengkap perayaan Cap Go Meh yang merupakan penutupan dari tahun baru Imlek (Foto: Barongsai)

Sejarah lengkap perayaan Cap Go Meh yang merupakan penutupan dari tahun baru Imlek. 

Untuk kalian yang penasaran, berikut Correcto.id rangkumkan sejarah lengkap Cap Go Meh. 

Cap Go artinya lima belas dalam dialek Hokkie. Perayaan ini jatuh pada hari ke-15 setelah perayaan Imlek atau dengan munculnya bulan purnama. 

Menurut budayawan Jongkie Tio, perayaan tahun baru Imlek dibagi menjadi tiga yaitu Imlek, Sembahyang Tuhan Allah dan Cap Go Meh. 

Baca Juga: Kumpulan Ucapan Tahun Baru Imlek Lengkap Artinya, Bisa Dibagikan di WhatsApp dan Instagram

Cap Go Meh merupakan perayaan menyambut musim semi, sebagai ucapan syukur, terima kasih dan harapan agar hasil panen dan usaha dagang berikutnya bisa lebih baik. 

Sejarah lengkap Cap Go Meh


Perayaan Cap Go Meh sudah digelar sejak abad ke-17 Maehi pada masa Dinasti Han di Tiongkok. Perayaan ini digelar sebagai penghormatan kepada Dewa Thai Yi. Dewa Thai Yi yang dianggao sebagai Dewa tertinggi di langit oleh Dinasti Han (206 SM-221 M). 

Baca Juga: Kisah Mistis Tarian Barongsai Tradisi Perayaan Tahun Baru Imlek

Cap Go Meh akan diadakan bersama oleh raja dan masyarakatnya pada pada malam tanggal ke-15 bulan pertama penanggalan Tionghoa. 

Saat perayaan itu, para petani akan memasng lampion berwarna warni di sekitar ladang. Berguna untuk mengusir hama dan menakuti binatang yang bisa merusak tanaman. 

Untuk memeriahkan perayaan, diadakan pertunjukan musik dan barongsai. Kini Cap Go Me telah diadakan secara turun-temurun oleh dunia. 


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00