Video dorong pelayan wanita sempat viral, Robby Purba angkat suara itu hanya untuk konten.
Robby Purba juga menyampaikan jika dirinya sakit hati membaca komentar pedas yang dilontarkan oleh netizen. Tetapi, ia berusaha dengan lapang dada menerima hujatan tersebut.
Robby bahkan blak-blakan jika memang dirinya mendorong dan mengamuk kepada pelayan. Namun, presenter berusia 34 tahun itu membantah jika mendorong seorang wanita.
“Saya akui di video tersebut adalah betul saya sendiri, Robby Purba. Saya diberitakan ngamuk dan sekali lagi, itu adalah saya. Terlihat saya mendorong seorang pramusaji. Netizen menduga bahwa saya mendorong seorang wanita. Padahal sesungguhnya itu adalah seorang pria,” tutur Robby Purba.
Robby Purba kemudian menekankan jika pramusaji yang didorongnya bukan seorang wanita. Ia bahkan menyatakan pelayan tersebut rupanya merupakan teman Robby.
Lebih lanjut Robby Purba kemudian menyatakan jika video mengamuknya dibuat hanya untuk keperluan konten di acara Lambe Tujuh Trans7.
“Teman-teman bisa melihat di video ini. Dan saya bisa pastikan kepada teman-teman lagi, pramusaji ini adalah teman saya sendiri. Jadi apa pembelaan saya sesungguhnya? Teman-teman, saya sampaikan bahwa yang mengamuk betul itu saya. Saya mendorong pria yang merupakan teman saya sendiri atau dengan kata lain pemeran pengganti. Dan ini adalah social experiment video yang dibuat oleh Lambe Tujuh,” sambungnya.
Baca Juga: Uya Kuya Sebut Covid-19 Penyakit Mahal, Habiskan Uang Ratusan Juta Rupiah untuk Bisa Sembuh
Robby Purba kembali menekankan jika videonya mendorong pelayan hanyalah konten belaka. Namun, hujatan netizen telah sampai kepada Robby Purba. Pria kelahiran 25 Juli 1986 itu mengaku menerima segala komentar kebenciaan yang dilontarkan kepadanya.
“Ini adalah video experiment. Dan apapun hujatan netizen, saya terima. Ini banyak nih headline-nya, saya mendorong lah, saya tidak baik lagi. Aku terima,” kata Robby Purba.