Fakta-fakta Bansos Ayam Hidup dan Mati di Cianjur yang Viral

Fakta-fakta Bansos Ayam Hidup dan Mati di Cianjur yang Viral

Foto
Ilustrasi Bansos Ayam Hidup di Cianjur

Fakta-fakta bansos ayam hidup dan mati di Cianjur terungkap. Sebelumnya viral BPNT dalam bentuk ayam hidup di media sosial yang membuat warga di Cianjur kecewa. 

Penasaran dengan fakta lainnya? Berikut correcto.id sajikan untuk Anda Fakta-fakta bansos ayam hidup dan mati di Cianjur yang buat heboh.    

1. 6000 ayam diberikan ke warga

Sebanyak 6000 ayam hidup diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai warga yang terdata menerima bansos program bantuan pangan non tunai (BPNT). 

Bansos progam BPNT adalah satu program bantuan dari pemerintah untuk masyarakat KPM yang membutuhkan berupa bantuan nontunai atau dalam bentuk barang bahan makanan sembako. 

Baca juga: Fakta-fakta Bansos Ayam Hidup di Cianjur, Ternyata Tidak Sesuai Aturan

KPM mendapatkan bantuan senilai Rp 200 ribu yang termuat dalam kartu khusus. Kartu khusus tersebut nantinya ditukarkan ke e-waroeng untuk mendapatkan sembako senilai Rp 200 ribu.   

2. Tidak sesuai pedoman bantuan 

Namun yang terjadi di lapangan justru masyarakat yang terdaftar sebagai KPM menerima bantuan dalam bentuk ayam hidup. Hal tersebut jelas tidak sesuai dengan pedoman BPNT. 

Herman Koswara selaku Kepala Bagian Publikasi dan Pemberitaan Kementerian Sosial RI menerangkan bahwa ada pedoman umu terkait bantuan nontunai BPNT. Untuk bantuan jenis komoditas protein hewani bisa berbentuk telur, daging ayam, daging sapi, dan daging sapi. 

Baca juga: Biografi dan Profil Lengkap Agama Natalius Pigai, Aktivis yang Dihina oleh Ambroncius Nababan

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur Surya mengaku kaget mendengar hal tersebut. Sebab dirinya mengaku baru mendengar dan menemukan kasus tersebut di wilayahnya. 

Menurutnya berdasarkan pedoman BPNT, KPM yang menerima bantuan akan menerima sembako dalam bentuk beras sebagai karbohidrat. Sebagai sumber protein hewani, masyarakat diberikan daging ayam, sapi, ikan atau telur , dan sebagai sumber protein nabati diberikan kacang-kacangan atau tahu dan tempe,  untuk vitamin diberikan buah-buahan. 

Namun yang terjadi di lapangan, masyarakat Cianjur yang terdaftar sebagai KPM justru menerima ayam hidup, bahkan ada juga yang menerima ayam yang mati saat sampai di rumah. Tentu saja hal ini mengecewakan warga sebab tidak sesuai pedoman BPNT.



Tag :

bansos ayam hidupbansos ayam cianjurviral bansos ayam cianjurfakta bansos ayam hidupbansos bpntbansos ayam hidup dan matipedoman bansos bpnt

Artikel Terkait :

  • Biografi dan Profil Lengkap Agama Tsania Marwa, Mantan Istri Atalarik Syah

  • Fakta-fakta Menarik Tayangan Ginny And Georgia, yang Buat Taylof Swift Geram

  • Ririe Fairus Minta Doa ke Masyarakat saat Hadiri Sidang Perceraian dengan Ayus Sabyan

  • Kronologi Lengkap Terbongkarnya Temuan Virus Corona Inggris B117 di Karawang, Berasal dari TKI yang Mudik


  • Share to: