Mangkir dari Pemeriksaan, Rizieq Shihab Kembali Dipanggil pada 7 Desember 2020

Mangkir dari Pemeriksaan, Rizieq Shihab Kembali Dipanggil pada 7 Desember 2020

Dedi Sutiadi
2020-12-02 18:12:15
Mangkir dari Pemeriksaan, Rizieq Shihab Kembali Dipanggil pada 7 Desember 2020
Rizieq Shihab

Rizieq Shihab telah mangkir dari pemeriksaan Polisi terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan. Rizieq Shihab embali dipanggil ke Polda Metro Jaya pada 7 Desember 2020 untuk diperiksa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan bahwa pihaknya telah melayang surat pemeriksaan yang ditujukan pada Rizieq Shihab dan menantunya Hanif Alatas. 

"Kita melayangkan kembali surat panggilan yang kedua kepada saudara MRS dan juga HA yang kita jadwalkan untuk bisa hadir hari Senin," kata Kombes Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu 2 Desember 2020. 

Baca juga: Pemerintah Bebaskan Pajak Impor Pengadaan Vaksin Corona

Yusri berharap Rizieq Shihab dan menantunya Hanif Alatas tidak kembali mangkir untuk diperiksa. Yusri berharap Rizieq Shihab dan menantunya Hanif Alatas bisa  hadir pada Senin depan untuk diperiksa. 

"Harapan hari Senin nanti kedua orang MRS maupun HA ini akan bisa hadir, itu harapan kami mudah-mudahan ini bisa terlaksana," ungkap Yusri.

Terkait maaf yang sudah dilontarkan oleh pihak Rizieq Shihab menurut Yusri hal tersebut sah saja, namun tidak bisa menghentikan proses hukum yang sedang berlanjut. Menurutnya permintaan maaf wajar dilakukan kepada seluruh rakyat Indonesia. 

"Silakan saja, memang ada beritanya beredar di media bahwa dari pihak 212 sudah meminta maaf kerumunan yang terjadi di Petamburan maupun juga di bandara. Itu silakan minta maaf kepada rakyat Indonesia lah, khususnya rakyat Jakarta ini silakan. Tetapi penyidikan akan tetap berjalan ya," kata Yusri.

Baca juga: TNI Sebut Papua Tak Terpengaruh Meski Benny Wenda Deklarasi Republik Papua Barat

Rizieq Shihab dikabarkan telah mengeluarkan permintaan maaf kepada masyarakat terkait kerumunan yang terjadi baik di Bandara Soekarno Hatta maupun acara hajatan. Dirinya sadar bahwa hal tersebut merupakan perbuatan yang meresahkan masyarakat. 

"Sekali lagi saya minta maaf kalau dalam kerumunan-kerumunan tadi buat keresahan atau membuat pihak-pihak yang tidak nyaman atau apa namanya... melakukan pelanggaran. Itu di luar keinginan, tanpa kesengajaan, dan itu memang antusias umat rindu, cinta," ujar Habib Rizieq dalam dialog nasional 212 seperti disiarkan akun YouTube FPI, Rabu 2 Desember 2020.


Share :