Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj dikabarkan positif Corona. Saat ini, dia tengah menjalani perawatan secara intensif di salah satu rumah sakit di Jakarta usai dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada Sabtu 28 November 2020.
Kabar tersebut, diutarakan Ketua Tanfidziyah PBNU Robikin Emhas. Menurut dia, ketuanya tersebut dalam kondisi yang baik.
Said meminta pengurus PBNU untuk menyampaikan perkembangan kondisinya setelah dinyatakan positif Covid-19. Said juga sekaligus meminta agar masyarakat bersedia memanjatkan doa terbaik untuk kondisinya saat ini.
Baca Juga: Indonesia Peringkat 3 Negara Terkorup di Asia, MK Harus Menolak Koruptor Maju dalam Pemilu
"Atas arahan beliau kami diminta menyampaikan kabar ini dengan harapan dan mohon doa bapak ibu sekalian, mohon doa dan kesembuhan dan kekuatan beliau menjalani masa-masa ke depan," kata Robikin.
Said memang tak menutupi perihal hasil swab test PCR atau tes usap milik dirinya yang menunjukkan positif corona. Robikin menuturkan, Said pun mengungkapkan bahwa tertular Covid-19 bukanlah sebuah aib yang mesti ditutup-tutupi.
Siapa saja, dengan latar belakang apapun bisa terpapar. Untuk itu kata Robikin, Said berpesan agar siapapun tertib menerapkan protokol kesehatan sehingga membentengi diri agar tidak terpapar virus corona.
Sebelumnya Sekretaris Pribadi Said Aqil, M Sofwan Erce menyatakan bahwa Ketua Umum PBNU tersebut terpapar Covid-19. Informasi ini disampaikan melalui video yang diunggah di akun Youtube Kang Said Official yang merupakan akun resmi Said Aqil, Minggu 29 November 2020.
Baca Juga: Ali Kalora Teroris Sadis Berani Potong Leher Warga di Sulawesi Tengah
"Izinkan saya menyampaikan kabar berita bahwasanya pada Sabtu 28 November pada pukul 19.30, hasil PCR Swab dari Al Mukarom Prof Dr KH Said Aqil Siradj menunjukkan hasil positif," kata Sofwan.