Dalam menjalani bekerja dari rumah atau work from home (WFH), tentu saja siklus tidur menjadi berantakan. WFH sendiri, dilakukan sebagai cara untuk mencegah penyebaran virus corona.
Untuk itu, terdapat tiga tips atur ulang siklus tidur yang berantakan akibat WFH.
Kelebihannya adalah saat tidak ada lagi perjalanan ke kantor yang lama dan melelahkan saat jalanan macet, atau juga jam kerja yang menjadi lebih fleksibel.
Namun, sayangnya banyak pula yang merasa bahwa sulit mengetahui kapan waktu tetap untuk mengakhiri pekerjaan di satu hari.
Baca Juga: Tips Menabung Paling Tepat Anti Jatuh Miskin di Masa Depan
WFH mungkin juga mengakibatkan kualitas tidur yang lebih buruk, karena tubuh akan tidur lebih banyak setiap hari, sehingga nantinya saat semua normal tubuh terbiasa ingin lebih sering tidur. Selain itu, mungkin juga akan kesulitan berkutat dengan pekerjaan dan jadwal makan yang tidak teratur, serta kurangnya aktivitas olahraga dari sebelumnya.
Berikut 3 tips atur ulang siklus tidur yang berantakan akibat WFH.
1. Manfaatkan Cahaya Alami
Cahaya biru dari televsisi, laptop, tablet, dan ponsel telah terbukti sangat mengganggu proses alami tidur manusia.
Anjuran terbaik adalah dengan tidak menyertakan perangkat elektronik tersebut ke dalam kamar tidur, atau setidaknya jauhkan dari jangkauan yang dekat dengan tempat tidur.
Sinar matahari adalah salah satu isyarat terbaik bagi tubuh dan pikiran untuk segera bangun. Cobalah untuk membatasi waktu tidur jika memungkinkan, setidaknya nyalakan lampu segera sebelum mematikan alarm Anda.
2. Jadwalkan Tidur
Bangun di tengah siklus tidur, misalnya dalam siklus tidur nyenyak (deep sleep) tahap tiga, sering kali membuat Anda pusing dan tidak tenang. Biasanya siklus tidur normal berlangsung sekitar 90 menit. Maka, jika Anda tidur pada pukul 22.30, cobalah untuk bangun pada pukul 06.00 atau 07.30 dan lihat bagaimana perasaan Anda.
Baca Juga: Deretan Desa Unik di Indonesia, Sudah Pernah Berkunjung?
3. Olahraga Teratur
Olahraga terbukti meningkatkan kualitas tidur dengan meningkatkan proporsi waktu yang dihabiskan dalam tahap tidur nyenyak, serta meningkatkan durasi jam tidur secara keseluruhan. Pelepasan endorfin yang dihasilkan juga dapat menghilangkan stres dan kecemasan, memperbaiki suasana hati, sekaligus mengurangi rasa sakit kronis. Selaraskan waktu olahraga dengan rutinitas Anda masing-masing, jangan sampai berlebihan pula karena justru dapat menyebabkan insomia.