Sengketa Lahan, Anggota TNI Diancam Warga Dibacok dengan Golok

Sengketa Lahan, Anggota TNI Diancam Warga Dibacok dengan Golok

Dedi Sutiadi
2020-11-08 14:07:26
Sengketa Lahan, Anggota TNI Diancam Warga Dibacok dengan Golok
Tangkapan layar warga ancam TNI dengan golok

Sengketa lahan terjadi antara anggota TNI dengan warga Lampung. Cekcok terjadi hingga dua anggota TNI diancam warga dengan golok. 

Menurut keterangan akun instagram @infokomando yang mengunggah video keributan berawal dari anggota TNI bernama Kopka Sentot dan Koptu Rusmanto menghentikan kegiatan warga membajak lahan. Hal tersebut dilakukan sebab lahan yang digarap merupakan aset TNI AL. 

Baca juga: Kesaktian 5 Tokoh Wayang Kulit yang Terkenal, Nomor 4 dan 5 Paling Gak Disangka

Tidak terima dengan tindakan dua anggota TNI tersebut, warga bernama Sahril menghubungi Rusdi yang mengaku pemilik tanah yang sedang dibajak tersebut. Rusdi pun datang ke lokasi bersama anak buahnya dengan membawa golok. 

Dalam video yang diunggah @infokomando tampak terjadi keributan. Seorang yang diduga bernama Rusdi bahkan sampai mengancam akan membunuh anggota TNI tersebut dengan Golok. 

"Kamu masak mau ada yang mati dengan golok saya ini? Ada gak yang mau menghadapi golok saya ini? Dari tahun ke tahun saya di sini. Ini senjata api. Emangnya kita mau perang!" ancam Rusdi seperti yang terekam dalam video tersebut.

Baca juga: Fakta Dibalik Balita Ditendang oleh Penjaga Toko

Dua anggota TNI tersebut tampak tenang menghadapi kemarahan warga tersebut. Dan tidak membalas dengan kata atau tindakan. Warga bernama Rusdi tersebut lantas mengancam akan mengadu pada Presiden Jokowi atas sengketa lahan yang terjadi. 

"Ini oknum TNI AL, bawa senjata api, mau menakut-nakuti rakyat. Rakyat mau menggarap tanahnya tidak boleh. Dengan menakut-nakuti. Pak Presiden Jokowi, tolong kami! Tolong masyarakat kami. Kata bapak dulu tidak pernah ada permasalahan tanah. Ini permasalahan tanah dari tahun 80. Tambah jadi iblis manusia ini. Bukan hak mereka, mereka akui hak mereka. Dengan atas nama perintah. Perintah siapa? Perintah setan!" katanya.




Share :