Kisruh Keagamaan di Prancis Menegang, Masjid Agung Diteror Kepala Babi

Kisruh Keagamaan di Prancis Menegang, Masjid Agung Diteror Kepala Babi

Dedi Sutiadi
2020-11-03 19:58:32
Kisruh Keagamaan di Prancis Menegang, Masjid Agung Diteror Kepala Babi
Masjid Agung di Prancis

Kisruh keagamaan di Prancis menegang. Belakangan tersiar kabar telah terjadi aksi tidak terpuji kepada umat muslim di Prancis, sebuah masjid agung diteror kepala babi. 

Benih-benih Islamofobia kembali menguat di Prancis pasca pidato Presiden Prancis. Merujuk kabar dari kabar berita yang disiarkan oleh Anadolu Agency telah terjadi teror kepala babi di sebuah masjid Agung di Prancis. 

Baca juga: Satu Perempuan Dipenggal saat Penyerangan Gereja di Prancis 

"Kepala babi ditinggalkan di rumah ibadah Muslim," kata kepala masjid, merujuk pemberitaan dari Anadolu Agency pada Senin 2 November 2020. 

Kabar tersebut diperkuat oleh keterangan dari kelompok payung bagi Muslim-Turki atau DITIB yang diberitakan oleh Daily sabah. Kabar tersebut menyebut bahwa ada dua kepala babi yang ditemukan di masjid agung yang berada di Kota Compiegne, Oise, Prancis.

Pengelola masjid pun mengadu dan telah melaporkan kejadian tersebut. Aksi teror yang berbau Islamofobia tersebut pun dikecam oleh Dewan Kepercayaan Muslim Prancis (CFCM). 

Baca juga: Pernyataan Kontroversi Lengkap Presiden Prancis Emmanuel Macron yang Jadi Perdebatan Umat Muslim

Namun jika ditelusuri ternyata aksi teror di masjid agung di Prancis juga pernah terjadi sebelumnya. Tepatnya pada Maret 2019 seorang pekerja yang sedang membangun masjid menemukan kepala babi dan darah hewan di pintu masuk. Dan aksi teror tersebut kembali terjadi setelah kisruh keagamaan di prancis menegang pasca kasus kartun Nabi Muhammad SAW.    

Seperti diketahui, belakangan memang tengah terjadi ketegangan antara umat muslim di Prancis dengan pemerintah setempat pasca pernyataan Presiden Prancis Macron. Pernyataan Macron yang menyebut telah terjadi krisis di umat Islam dan membolehkan pemasangan kartun Nabi Muhammad di sejumlah tempat membuat umat Islam hampir seluruh dunia kecewa dan mengecam sikap Macron tersebut.


Share :